Pengetahuan Masyarakat Tentang Pengobatan di Era zaman Modern

Oleh: Nadia Nasmita Ramadan 

Pengetahuan Masyarakat Tentang Pengobatan di Era Zaman Modern

Oleh: Nadia Nasmita Ramadan 

Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau Universitas Andalas 

 

Etnomedisin adalah pengetahuan lokal dari berbagai etnis untuk upaya dalam menjaga ketahanan dan kesehatan tubuh. Ilmu etnomedisin ini membahas asal mula dari terciptanya penyakit, sebab-sebab dan cara pencegahan atau pengobatan suatu penyakit tersebut menurut kelompok etnis tersebut. Etnobotani adalah suatu tindakan masyarakat dalam suatu etnis atau daerah yang dalam memanfaatkan tumbuh-tumbuhan yang hidup di sekitar untuk dijadikan olahan makanan dan obat-obatan.

 

Perkembangan zaman yang pesat, teknologi yang canggih dan pendidikan yang tinggi, pengetahuan masyarakat terhadap pilihan pengobatan tidak hanya atau belum keseluruhannya ke medis modern atau dapat disebut ke dokter, masi banyak dijumpai di kampung-kampung yang menggunakan pengobatan tradisional yang menggunakan obat-obatan dari tumbuh-tumbuhan yang diberikan oleh orang biasa dipercaya dan tau tentang perihal obat-obatan dari penyakit, bisa dari akar, daun, batang dari tumbuhan tersebut.

 

Pilihan pengobatan Masyarakat ditentukan oleh faktor penyembuhnya yaitu ada tiga: Dokter, Bidan dan dukun. Pilihan Masyarakat dalam memilih tiga penyembuh ini berdasarkan logika-logika yang berhubungan dengan sumber pengetahuan masing-masing yang diperoleh dari pengalaman dari turun-temurun dari keluarga, pengalaman pribadi langsung berobat di suatu tempat akan manjur obat yang diberikan kepadanya, pengalaman dari teman dekat yang memberikan informasi tentang pengobatan, ada juga dengan tradisi maliek (terawang), selanjutnya cerita dari mulut ke mulut yang sampai tersebar tentang pengobatan dan info dari buku, internet ataupun sosial media karena teknologi zaman modern yang sudah canggih dan mudah akses cari informasi apapun itu.

 

Pilihan berobat ke medis tradisional dan medis modern dapat ditentukan oleh pengetahuan Masyarakat tentang kategori dari sakit yang diderita.

 

1. Jenis sakit ringan yang dideritanya yaitu flu, batuk dan pegal. Biasanya Solusi yang diambil adalah istirahat agar Kembali berkegiatan seperti biasanya.

 

2. Jenis sakit setengah berat atau sedang ; sakit yang dideritanya yaitu flu berat, batuk, demam, sakit kepala. Solusi dan Tindakan yang diambil adalah pengobatan yang dibuat sendiri dari tumbuh-tumbuhan yaitu (ramuan) tradisional atau membeli obat ke tempat terdekat.

 

3. Jenis sakit yang paling berat; jantung, stroke, kanker dan penyakit lainnya. Pilihan berobat yang paling benar adalah periksa dan berobat secara rutin ke dokter karena sakit ini sifatnya menimbulkan sakit terus menerus dan jika tidak ditangani dengan benar dan cepat akan menjadi fatal dan menghilangkan nyawa si penderita.

 

Tidak sedikit Masyarakat yang memilih berobat ke dukun dari sakit yang ringan hingga ke sakit yang berat dikarenakan kepercayaan dan terbukti ampuh sembuh dari penyakit yang di deritanya. Obat yang diberikan adalah ramuan yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan yang mengandung obat yang disebut (paureh). Penderita yakin karena obat yang diberikan masuk akal pikiran dalam proses penyembuhan penyakit yang dideritanya.

 

Pilihan pengobatan tidak ditentukan oleh faktor ekonomi dikarenakan tidak semua orang kaya berobat ke dokter tetapi banyak juga orang kaya yang memilih berobat ke dukun dikarenakan belum ada hasil dari pengobatan yang dijalani selama berobat dari dokter. Berobat ke dukun dapat rekomendasi dari orang sekitar yang sudah pernah berobat di dukun dan pengobatannya yang berhasil membuat orang kaya tadi minat untuk mencoba berobat juga ke dukun. Pilihan pengobatan ditentukan oleh jenis penyakit dan efektivitas obat dalam kesembuhan, bukanlah dari faktor ekonomi.

 

Pengobatan ke dukun yang biasa disebut Mbah (sesepuh) yang dipercaya memiliki kemampuan dan bisa mengobati penyakit dengan menggunakan metode pengobatan tradisional. Proses pengobatan yang dilakukan Mbah ini dengan serangkaian perhitungan hari kelahiran lalu si Mbah melakukan penerawangan untuk mengetahui penyakit yang diderita pasien. Selanjutnya, untuk proses penyembuhan pasien diminta untuk berpuasa, wiridan, diberikan jimat yang berisi tulisan doa-doa yang terdapat dalam al-quran, dan tidak lupa diberikan resep-resep obat tradisional khas si Mbah dari tumbuh-tumbuhan, untuk obatnya di cari dan dibuat sendiri oleh pasien sendiri dan obatnya dikonsumsi agar sembuh dan sehat bebas dari penyakit yang lama.

 

Banyak daerah sampai sekarang masih melakukan pengobatan tradisional seperti Mbah ini, hal ini bukanlah dari faktor ekonomi melainkan ada rekomendasi dan bukti nyata yang sudah pergi berobat ke dukun tersebut yaitu sehat dan sembuh dari penyakit yang dideritanya. Di daerah tempat tinggal saya juga ada pengobatan ke tempat orang yang dipercaya dapat membantu menyembuhkan dan memberikan informasi resep obat-obat tradisional dari tumbuh-tumbuhan dan hewan. Di tempat saya pengobatan yang banyak ditemui diantaranya bedah ayam dan urut lalu dibacakan mantra dengan menggunakan media asam kapeh.

 

Pengobatan menggunakan ayam ini, ayamnya dibedah dengan mantra lalu dilihat penyakit yang diderita pasien di bagian tubuh ayam yang dibedah, dan bagian tubuh ayam yang diduga ada penyakit bagi si penderita, di masak lalu dikonsumsi oleh pasien penderita penyakit. Selanjutnya diurut dan digunakan asam kapeh di belah dan dibacakan mantra. Tetapi pengobatan ini tidak dilakukan hanya sekali melainkan beberapa kali untuk mengetahui kepastian dari penyakit yang diderita dan obat yang diberikan di konsumsi secara aturan dan rutin agar cepat sembuh dan sehat Kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *