Solok Campus Education Festival 2026 Hadirkan Harapan Baru bagi Generasi Muda, Dorong Akses Pendidikan Tinggi bagi Pelajar Solok Raya

Sumatera barat163 Dilihat

Kota Solok, BanuaMinang.co.id Solok Campus Education Festival (SCEF) 2026 sukses diselenggarakan di Aula Serbaguna SMK Negeri 1 Kota Solok pada Sabtu (31/01/2026). Kegiatan yang digagas oleh Aliansi Mahasiswa Solok (AMS) se-Indonesia ini, menjadi ruang edukatif sekaligus inspiratif bagi ratusan pelajar tingkat SMA/SMK sederajat dalam mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

 

Acara diawali dengan laporan Ketua Pelaksana SCEF 2026, Fahrel Rahmat Ilahi. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama panitia, dukungan berbagai pihak, serta antusiasme peserta.

 

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan kami berharap Solok Campus Education Festival mampu memberikan manfaat nyata, khususnya dalam membuka wawasan dan peluang pendidikan bagi pelajar di daerah Solok,” ujarnya.

 

Festival pendidikan ini menghadirkan berbagai sesi edukasi, informasi kampus, motivasi, serta konsultasi pendidikan yang dirancang untuk membantu siswa memahami pilihan studi dan peluang beasiswa.

 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Mahdianur, S.E., S.H., M.M., yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para mahasiswa yang tergabung dalam AMS.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis generasi muda dalam membangun masa depan pendidikan daerah.

 

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Aliansi Mahasiswa Solok se-Indonesia. Ini adalah kegiatan yang penting, bermakna, dan penuh potensi. Kehadiran mahasiswa sebagai penggerak edukasi menjadi bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam memberikan pencerahan dan informasi pendidikan bagi masyarakat, khususnya di Solok Raya,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum AMS, Anggra Islami Dasya, S.T., menegaskan bahwa SCEF hadir sebagai jembatan bagi pelajar untuk meraih cita-cita pendidikan tinggi, terutama bagi mereka yang terkendala kondisi ekonomi.

 

Ia menuturkan bahwa masih banyak mimpi generasi muda yang tertunda akibat keterbatasan biaya.

 

“Kami melihat langsung semangat adik-adik yang ingin kuliah, tetapi terhalang faktor ekonomi. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka akses informasi beasiswa dan peluang pendidikan. Kami berharap pemerintah dapat terus memberikan dukungan kepada pelajar kurang mampu namun memiliki tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I yang hadir mewakili Bupati Solok sekaligus membuka acara secara resmi. Ia menyampaikan salam serta permohonan maaf dari Bupati yang berhalangan hadir karena mengikuti rapat koordinasi di Padang.

 

Dalam sambutannya, Wabup Candra memberikan motivasi kepada para pelajar agar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya demi masa depan.

 

Ia mengingatkan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama dalam mengelola waktu.

 

“Allah memberikan modal yang sama kepada setiap orang, yakni waktu 24 jam. Dari waktu itulah lahir orang-orang sukses. Pilihan untuk berhasil atau tidak ada di tangan kita sendiri,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak para siswa untuk menanamkan pikiran positif serta keyakinan kuat terhadap cita-cita, seraya mengutip hadis qudsi ‘Ana ‘inda zhanni ‘abdi bi’ yang bermakna Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya.

 

“Jika ananda memiliki niat dan keyakinan untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi terbaik, InsyaAllah Allah akan memudahkan jalannya. Jangan berhenti hanya sampai SLTA. Lanjutkan pendidikan setinggi mungkin demi masa depan yang lebih baik,” pesannya.

 

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Solok secara resmi membuka Solok Campus Education Festival 2026 dengan harapan kegiatan tersebut menjadi langkah awal lahirnya generasi Solok yang unggul, berdaya saing, dan berpendidikan tinggi.

 

Melalui SCEF 2026, diharapkan semakin banyak pelajar Solok Raya yang memperoleh akses informasi pendidikan, beasiswa, serta motivasi untuk melanjutkan studi, sehingga mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa mendatang.

(Diskominfo)