Merespons Keluhan Masyarakat, Direktur RSUD Padang Pariaman Semua Kerusakan Dan Pebaikan Dituntaskan Tahun Ini
PADANG PARIAMAN,- BanuaMinang.co.id –
Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Pariaman akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait sejumlah keluhan yang disampaikan pasien beserta keluarga terkait kondisi fasilitas dan kenyamanan di lingkungan rumah sakit. Langkah konfirmasi langsung yang dilakukan awak media kepada Direktur RSUD Padang Pariaman, dr. Efri Yeni, mendapatkan penjelasan rinci mengenai penanganan berbagai masalah yang selama ini menjadi sorotan.
Dalam pernyataannya, dr. Efri Yeni membenarkan adanya keluhan dari masyarakat terkait tidak berfungsinya pendingin ruangan atau AC di sejumlah ruang perawatan yang membuat suhu ruangan terasa panas dan tidak nyaman, sehingga banyak keluarga pasien terpaksa membawa kipas angin pribadi dari rumah. Terkait hal ini, ia menyampaikan bahwa perbaikan telah segera dilaksanakan.
”Kami menerima laporan dan juga keluhan yang disampaikan oleh masyarakat. Terkait masalah AC yang tidak berfungsi di beberapa ruangan, saat ini sudah selesai diperbaiki dan kembali beroperasi dengan baik. Tim pemeliharaan fasilitas kami telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memperbaiki kerusakan yang terjadi, sehingga diharapkan pasien dan keluarga yang menunggu kini dapat merasa lebih nyaman selama berada di lingkungan rumah sakit,” jelas dr. Efri Yeni saat dikonfirmasi secara langsung, Senen (13/7/2026).
Selain masalah kenyamanan suhu ruangan, masyarakat juga menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi bangunan, di mana terdapat bagian loteng yang bolong dan rusak, serta dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan maupun menyebabkan kebocoran saat hujan turun. Terkait kerusakan bangunan ini, Direktur RSUD menjelaskan bahwa perbaikan sudah masuk dalam agenda kerja.
”Untuk kerusakan loteng yang bolong dan beberapa kerusakan struktur bangunan lainnya, saat ini sudah masuk dalam perencanaan anggaran dan jadwal perbaikan yang akan dilaksanakan sepenuhnya pada tahun 2026 ini. Kami sedang menyusun tahapan pelaksanaannya agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh, tepat waktu, dan tidak mengganggu proses pelayanan medis kepada pasien,” tambahnya.
Sebelumnya, berbagai keluhan bertubi-tubi disampaikan oleh warga yang datang berobat maupun keluarga yang merawat pasien di RSUD Padang Pariaman, meskipun status pengelolaan rumah sakit ini sudah berubah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Selain suhu ruangan yang panas dan kerusakan bangunan, warga juga mempertanyakan kebersihan lingkungan serta kondisi jalan berlubang di dekat akses naik pasien tepatnya di area pintu Unit Gawat Darurat (UGD) yang sangat mengganggu dan menyiksa pasien dalam kondisi kritis.
Merespons keluhan-keluhan lainnya tersebut, dr. Efri Yeni menegaskan bahwa pihaknya juga akan segera melakukan peninjauan dan perbaikan secara bertahap. “Kami mengapresiasi masukan yang diberikan oleh masyarakat. Hal ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan maupun pemeliharaan fasilitas. Terkait kebersihan dan kerusakan jalan di area UGD, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk dilakukan penanganan secepatnya,” ujarnya.
Pihaknya juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang telah dirasakan oleh pasien dan keluarga selama ini, serta berkomitmen untuk memaksimalkan pengelolaan dana dan wewenang yang dimiliki sebagai rumah sakit berstatus BLUD demi memberikan pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman.
Sementara itu, kejelasan dan komitmen perbaikan yang disampaikan oleh Direktur RSUD Padang Pariaman ini disambut baik oleh masyarakat. Warga berharap janji perbaikan kerusakan bangunan dan fasilitas lainnya benar-benar terlaksana sesuai jadwal yang dijanjikan, sehingga RSUD Padang Pariaman dapat benar-benar menjadi tempat pelayanan kesehatan yang prima dan dapat dibanggakan oleh seluruh warga.
AndalasNews akan terus memantau perkembangan pelaksanaan perbaikan fasilitas yang telah dijanjikan, serta melaporkan kembali jika terdapat informasi terbaru terkait penanganan kondisi jalan di area UGD dan peningkatan standar kebersihan lingkungan rumah sakit.(ArmenKoto)
Sumber : Andalasnews
