Lelaki Kemeja Lusuh
by Bumiara
Subuh mengancingkan langit.
Seorang lelaki berjalan
dengan kemeja lusuh
dan sepotong Bismillah.
Di negeri
yang menghitung kilau sendok
lebih keras dari suara lapar,
ia menyeduh dirinya
menjadi secangkir kopi.
Semua menikmati hangatnya,
tak seorang bertanya
ke mana pahitnya pergi.
Seperti akar,
ia dikubur dan dilupakan,
namun seluruh rumah
tetap berdiri
di atas kesetiaannya.



