Padang Pariaman – BanuaMinang.co.id , – Babinsa Koramil 03/Sungai Sarik Kodim 0308/Pariaman, Sertu Jimmy Albert melakukan kegiatan Komunikasi Sosial. Suasana dialog yang hangat dan terbuka terlihat dirumah tokoh masyarakat di Nagari Tandikek Barat, Kec. VII Koto Patamuan, Kab. Padang Pariaman, Senin (13/07/2026).
Babinsa Nagari Tandikek Barat Sertu. Jimmy Albert, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu M. Junny, duduk bersama tokoh masyarakat dan warga setempat dalam Komsos dan dialog yang berlangsung santai namun sarat makna.
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi dua arah antara aparat keamanan dan masyarakat. Tanpa sekat formal, percakapan mengalir membahas kondisi lingkungan, keamanan nagari, serta peran bersama dalam menjaga ketertiban dan kerukunan warga.
Danramil 03/Sungai Sarik Kapten Inf. Irwan Chan mengatakan, kegiatan dialog dan Komsos merupakan bagian dari upaya Babinsa membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.
“Babinsa dan Bhabinkamtibmas hadir untuk mendengar langsung aspirasi warga, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Danramil.
Dalam dialog tersebut, Sertu. Jimmy Albert mengajak tokoh masyarakat untuk terus memperkuat komunikasi dan kebersamaan di lingkungan masing-masing, terutama dalam menghadapi potensi konflik dan masalah sosial.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyelesaikan persoalan secara musyawarah serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah persatuan.
Sinergi TNI–Polri bersama masyarakat merupakan kunci terciptanya keamanan yang berkelanjutan ditingkat nagari.
Danramil 03/Sungai Sarik berharap dialog seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin sebagai sarana mempererat hubungan emosional antara aparat dan warga.
“Keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi permasalahan dapat dicegah sejak dini,” pungkas Danramil.
Sementara itu Babinsa kembali mengingatkan masyarakat agar segera melapor apabila menemukan potensi gangguan konflik dan masalah sosial kepada Babinsa.(ArmenKoto)






