Banuhampu Limo Jorong, 7 Nagari Sepakat Menolak Tol Melewati Banuhampu

Agam, Sumatera barat274 Dilihat

Agam, Banuaminang.co.id-Pertemuan Badunsanak perwakilan dari unsur Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Cadiak Pandai, Parik Paga serta KSB 7 Nagari di Banuhampu yang diadakan di Aula Kantor Nagari Ladang Laweh pada hari Kamis ( 9 Juli 2026 ).

Pertemuan ini membahas masalah Proyek jalan Tol yang melewati Nagari Cingkariang, Nagari Ladang Laweh, Nagari Kubang Putiah, Nagari Taluak IV Suku yang berdampak Negatif karena ratusan rumah dan sawah hijau Produktif yang akan beralih fungsi menjadi jalan tol. Karena beberapa jorong akan dibelah oleh jalur Tol. Serta rumah tinggal yang mempunyai nilai historis oleh pemiliknya yang tidak bisa diganti dengan nilai Rupiah. Sawah yang terdampak sekitar 46 ha, Ladang 2 ha, dan rumah pemukiman 6 ha.

Di Nagari ladang Laweh Jorong Parik Lintang 72 rumah kena dampak, Nagari Kubang Putih sekitar 230 buah rumah, 2 Mushola dan 3 Rumah Gadang atau Rumah Adat Minangkabau akan hilang. Bahkan Jorong Kampung pili di Nagari Kubang Putiah akan hilang berubah jadi jalan lingkar tol.

Ketua KSB Banuhampu Mawardi akan meminta dukungan kepada mereka anggota legislatif khususnya yang berasal dari Banuhampu untuk bersama – sama mengawal surat penolakan ini tutur ketua KSB.

Salah satu tokoh masyarakat mengatakan kita tidak menolak tol, akan tetapi kita menolak tol melewati kampung kita karena banyak nilai negatifnya.

Walaupun cuma 4 Nagari yang kena dampak, rapat Badunsanak 7 Nagari di Banuhampu ini diadakan karena kita batali darah, dan tali kerabat yang kuat, sakit satu sakit semua kata Afdal Datuak Bandaharo dari Nagari Kubang Putiah.

Hasil pertemuan ini terbentuk tim atas nama Banuhampu, bukan atas nama jorong maupun nagari untuk Banuhampu Menolak untuk Dilalui Jalan Tol. Sadanciang bak basi, saciok bak ayam tutur Datuak Bandaharo.

Sebagai Ketua LKAAM Banuhampu Datuak Janguik Ameh yang akrab dipanggil Mak Dang dari Nagari Kubang Putiah sangat mendukung kesepakatan bersama KAN Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai , Bundo Kandung, Pemuda Banuhampu dan KSB Banuhampu, bersatu kito hadapi, untuak marwah Tanah Pusako , Masjid, Pandam Pakuburan.

( BM )