Seruan Tanah Berdarah

Puisi dan Sastra143 Dilihat

Seruan Tanah Berdarah

by Bumiara

 

 

Seruan memecah sunyi malam

Menghentak sanubari sang satria

Laksana panggilan jiwa

Untuk kembali ke ranah pertiwi

 

Menelusuri jejak yang usang

Menari di riuh ledakan mesiu

Di atas tumpukan jasad

Yang berlumuran darah

 

Dalam kabut yang menggantung rendah

Terbaca luka di tiap jengkal tanah

Berserakan nisan tanpa nama

Bersenandung lirih di sela langkah

 

Angin membawa aroma kehilangan

Langit enggan lagi bercerita

Namun bara di dada tetap menyala—

Pantang tunduk, apalagi gentar

meski berselimut nestapa

 

Sebab ini bukan sekadar dentum dan nyala

Tapi tentang menjaga nyawa yang tersisa

Martabat yang tak boleh binasa

 

Melangkah lebih dalam

Menembus pekat malam

Menjadi saksi bahwa cinta pada ranah

harus dilukis dengan darah

News Feed