Penyair Pulo Lasman Simanjuntak Bacakan Dua Sajak Dalam Acara Sastra Reboan di PDS.HB.Jassin TIM Jakarta

Puisi dan Sastra185 Dilihat

Jakarta, Banuaminang.co.id Dalam acara SASTRA REBOAN episode ke-16 yang berlangsung di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB.Jassin lantai 4, Gedung Ali Sadikin, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM) Jln.Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu siang (12/7/2023).

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi Banuaminang.co.id (Khamis,13/7). Penyair Pulo Lasman Simanjuntak diberikan kesempatan pertama dari sejumlah penyair untuk membacakan puisi karya sendiri berjudul “Kalah Atau Menang” serta “Drama Sehari”.

 

Puisi berjudul “Kalah Atau Menang” pertama kali ditulis Penyair Pulo Lasman Simanjuntak pada tahun 1983 (40 tahun lalu/red) yang menandakan awal pertama perjalanan karirnya sebagai penyair di Kota Jakarta.

 

“Puisi ini saya tulis suatu malam jelang dinihari persis di depan Taman Ismail Marzuki saat masih menjadi mahasiswa Sekolah Tinggi Publisistik. Pertama dimuat di Tabloid NOVA group perusahaan majalah Gramedia Kompas pada 12 April tahun 1983,” katanya kepada Banuaminang.co.id (Kamis, 13/7/2023).

 

“Ini merupakan pembacaan puisi saya yang keempat kali di lingkungan area Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta,” katanya lagi.

 

Ditambahkannya sajak “Kalah Atau Menang” merupakan judul buku puisi antologi tunggal pertama Pulo Lasman Simanjuntak yang diterbitkan oleh SASTRA KITA JAKARTA (edisi ke-16) pada bulan Juli tahun 1997 lalu.

 

Acara SASTRA REBOAN di PDS HB.Jassin Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta diawali dengan pembacaan puisi para penyair dari Jakarta, Bekasi, Bogor, Kota Tangerang Selatan, dan Indramayu Jawa Barat.

 

Pembacaan puisi untuk episode ke-16 ini mengambil tema “Menyingkap Banda Dalam Dua Zaman”.

 

Setelah Penyair Pulo Lasman Simanjuntak dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh Penyair Shantined, Willy Ana, Sonia Renata, dan Slamet Widodo dengan puisi humornya (puisi mbeling/red).

 

Sementara itu pada pemaparan diskusi sastra tema “Menyingkap Banda Dua Zaman” pembicara Penyair dan Cerpenis Kurnia Effendi serta novelis Kanti W Janis membedah novel berjudul “Akulah Banda Naira” karya novelis Sekar Ayu Asmara.

 

Setelah itu dilanjutkan lagi dengan pembacaan puisi oleh Penyair Ace Sumantha (dari Bogor), Acep Syahril (Indramayu) dan Nurhayati (Bekasi).

 

Acara SASTRA REBOAN menghadirkan MC (Pemandu Acara/red) Nanang R Supriyatin dan moderator Dyah Kencono Puspito Dewi.

(iing chaiang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *