Ngalau Kamang Nasibmu Kini, Seakan Terabaikan oleh Pemerintah

Agam, Sumatera barat1549 Dilihat

Kamang Magek, Banuaminang.co.id Ngalau Kamang yang dulunya sempat menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara, domestik dan lokal. Kini terlihat tidak terurus dan kejahilan tangan-tangan usil membuat Ngalau yang penuh histori ini terusik keasriannya.

 

Ngalau yang penuh nilai sejarah ini bermula dari Perang Kamang merupakan peperangan yang terjadi di Kamang, pada tahun 1908 akibat penerapan pajak (belasting) kepada masyarakat oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda. Dimana ini dulunya adalah basis dari Tuangku Nan Renceh, ujar Len Amar malin.

 

 

Hari ini adalah hari bersejarah bagi masyarakat Agam khususnya Kamang. Karena pada hari tanggal 15-16 Juni 1908 puncaknya pecah perang bersenjata antara masyarakat dengan pemerintah kolonial Belanda, lanjut anak dari veterang RI ini.

 

Sebelumnya Ngalau ini pernah berjasa pada masa perjuangan, karena dijadikan sebagai markas para pejuang. Ngalau yang diyakini memiliki terowongan sampai ke wilayah Bonjol, Pasaman tersebut di pergunakan Pasukan Tuanku Imam Bonjol dalam berbagai keperluan perang menghadapi kolonial Belanda kala itu, lanjutnya.

 

 

Berdasarkan pantauan dan gambaran

Salah satu patung yang ada didalam ngalau

dari Banuaminang.co.id (15/06) di langit-langit goa ini, masih banyak stalakmit yang masih aktif sehingga menambah aroma mistis di dalam goa ini. Apalagi semenjak tidak terurus Ngalau ini menjadi rumahnya kelelawar.

 

Ngalau ini dijadikan destinasi wisata dizamannya Moh. Nur Syafe’i yang menjadi Bupati Agam ditahun 1980-1989. Dan dizaman inilah suguhan sejarah mengenai perang Kamang menjadi destinasi wisata. Hal ini dibuktikan dengan adanya kabel listrik yang dulunya bersumber dari genset.

 

Tapi hal yang terjadi saat ini, seolah pihak Pemda Agam tidak memperhatikannya, hal itu terlihat jelas dengan pintu masuk Ngalau yang seolah tidak teracuhkan. Plang merek yang sudah tidak dapat dibaca lagi, dan lebih parahnya adanya saluran pembuangan air yang bermuara kedalam Ngalau ini, yang diduga kuat dibuat oleh perusahaan yang ada disekitar Ngalau Kamang ini.

 

Padahal kalau dikelola dengan baik oleh pihak Pemda Agam tentunya nilai sejarah perjuangan rakyat Kamang akan menjadi destinasi wisata unggulan tentang histori suatu negeri.

 

Hal ini tentunya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar yaitunya masyarakat jorong Durian nagari Kamang Mudiak kecamatan Kamang Magek, seandainya Ngalau Kamang ini terawat dengan baik.

 

(iing chaiang)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *