Pasaman, BanuaMinang.co.id – Pada Rabu (8/7), sebanyak 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler II Universitas Andalas yang berasal dari berbagai fakultas menggelar lokakarya bersama Pemerintah Nagari Pauah sebagai langkah awal pelaksanaan program kerja selama masa pengabdian. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan diri kepada pemerintah nagari sekaligus menyampaikan rencana program kerja yang akan dilaksanakan. Berbekal latar belakang keilmuan yang beragam, mahasiswa akan berkolaborasi menjalankan berbagai program sesuai dengan bidang masing-masing, dengan tetap menyesuaikan kebutuhan dan potensi yang ada di Nagari Pauah.
Sebelum lokakarya dilaksanakan, mahasiswa terlebih dahulu mengikuti prosesi serah terima pada Senin malam ba’da Isya. Serah terima dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Dr. Aslinda, M. Hum. kepada Wali Nagari Pauah, Bapak Dedi Rahmadani, sebagai tanda dimulainya kegiatan KKN di Nagari Pauah. Lokakarya yang semula dijadwalkan lebih awal sempat mengalami penundaan karena perjalanan menuju lokasi terkendala kemacetan di kawasan Lurah Barangin. Kemacetan tersebut terjadi akibat sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup sebagian badan jalan, sehingga perjalanan rombongan mahasiswa membutuhkan waktu lebih lama dari yang telah direncanakan.
Lokakarya dihadiri oleh Wali Nagari Pauah beserta perangkat nagari, tokoh masyarakat, dan mahasiswa KKN Reguler II. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus memaparkan berbagai program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil observasi awal dan kebutuhan masyarakat di Nagari Pauah.
Dalam sambutannya, Wali Nagari Pauah, Bapak Dedi Rahmadani, menyampaikan bahwa persoalan sampah masih menjadi salah satu permasalahan utama yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, pengelolaan sampah yang belum optimal menjadi tantangan bersama yang perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa KKN.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan edukasi sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah. Semoga program yang dijalankan nantinya dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujar Bapak Dedi Rahmadani.
Menanggapi harapan tersebut, mahasiswa KKN menyatakan kesiapan untuk menyesuaikan program kerja dengan kebutuhan masyarakat. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan memfokuskan beberapa kegiatan pada upaya penanganan permasalahan sampah melalui edukasi, sosialisasi, dan kegiatan yang mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Program-program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga dapat menumbuhkan kebiasaan positif dalam mengelola sampah.
Melalui lokakarya ini, terjalin kesepahaman antara mahasiswa KKN dan Pemerintah Nagari Pauah mengenai arah pelaksanaan program kerja selama masa pengabdian. Dengan semangat gotong royong dan kerja sama yang baik antara mahasiswa, pemerintah nagari, serta masyarakat, berbagai program yang akan dilaksanakan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi langkah awal dalam mengatasi persoalan sampah di Nagari Pauah.
Jurnalis: Syahri Rahmadani



