Antisipasi Erupsi Sinabung, Kodam I/BB Bantu Warga Kuta Tenggah Mengungsi

Sumut27 Dilihat

Karo, BanuaMinang.co.id Jajaran Kodam I/Bukit Barisan (I/BB) bersama unsur terkait membantu mengevakuasi 650 warga Desa Kuta Tenggah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, ke Jambur Desa Sukatepu, Kecamatan Namanteran, Selasa (1/9/2026). Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan aktivitas Gunung Sinabung sekaligus untuk memastikan keselamatan masyarakat.

 

Kegiatan diawali apel kesiapsiagaan yang di Pimpin oleh Dandim 0205/TK Letkol Inf. Robert B. Panjaitan pada pukul 08.00 WIB yang melibatkan personel Kodim 0205/TK, Yonif 125/SMB, Brimob, BNPB dan Karang Taruna. Setelah apel, personel melakukan persiapan dan koordinasi untuk mendukung proses penjemputan serta evakuasi masyarakat dari Desa Kuta Tenggah menuju lokasi pengungsian.

 

Guna memudahkan pengendalian semua kegiatan, selanjutnya Dandim 0205/TK menempatkan Posko Utama di Makodim 0205/TK, selain itu juga disiapkan Posko Pengungsi yang berada di KDKMP Desa Tiga Pancur, Aula Desa Mbelang, Desa Lau Buah & Desa Parbiji, serta Posko Logistik di SPPG Desa Ndokum Siroga, SPPG Desa Batu Karang, SPPG Desa Suka Tendel, SPPG Desa Tanjung Merawa. Untuk Posko Kesehatan berada di Puskesmas Simp. Empat, Puskesmas Payung. Disiapkan juga lokasi air bersih di Sumur Bor Desa Tiga Pancur dan Sumur Bor Desa Batu Karang.

 

Proses evakuasi kemudian dimulai pukul 13.00 WIB. Personel yang dipimpin Danramil 04/SE Kapten Inf Gandi Haryanto bergerak dari Posko Siaga menuju Desa Kuta Tenggah. Setibanya di lokasi, personel membantu warga mengangkut barang-barang yang diperlukan sebelum bersama-sama bergerak menuju Jambur Desa Sukatepu.

 

Sebanyak 207 kepala keluarga dengan total 650 orang dievakuasi menggunakan dua unit truk TNI dan sembilan unit truk KDKMP. Seluruh warga tiba di lokasi pengungsian dalam keadaan aman dan tertib. Sementara itu, Desa Gurki juga direncanakan untuk dilakukan pengungsian berdasarkan hasil rapat serta rekomendasi Kementerian ESDM, Badan Geologi dan PVMBG Pos Pengamatan Gunung Sinabung. Namun, hingga kini warga Desa Gurki masih belum bersedia mengungsi. Pemerintah bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi dan menyiapkan kendaraan untuk mengantisipasi evakuasi apabila sewaktu-waktu diperlukan.

 

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan TNI bersama pemerintah dan unsur terkait terus mengutamakan keselamatan masyarakat dalam menghadapi perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. “Evakuasi ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya korban apabila aktivitas Gunung Sinabung meningkat. TNI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait serta membantu masyarakat secara humanis sesuai perkembangan situasi dan rekomendasi dari instansi yang berwenang,” katanya.