Pemko Bukittinggi Sosialisasikan Inovasi Aplikasi SIPADU

Bukittinggi340 Dilihat

Bukittinggi, BanuaMinang.co.idPemerintah Kota Bukittinggi melalui Badan Keuangan gelar Sosialisasi Aplikasi SIPADU (Sistem Informasi Pergeseran Anggaran Terpadu) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pergeseran Anggaran. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Balai Kota Bukittinggi, dari tanggal 4 Agustus hingga 5 Agustus 2026.

 

Kepala Badan Keuangan Kota Bukittinggi, Elohansen Panjaitan, menyampaikan, penerapan SIPADU menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan usulan pergeseran anggaran. Melalui aplikasi ini, proses pengelolaan usulan menjadi lebih mudah, cepat, tertib, transparan, dan dapat dipantau secara efektif.

 

“Dengan adanya SIPADU, data usulan pergeseran anggaran dapat dikelola secara lebih terintegrasi sehingga memudahkan proses verifikasi, pengendalian dan pengambilan keputusan,” ujarnya.

 

Elohansen menambahkan, SIPADU dan SOP Pergeseran Anggaran memberikan kejelasan terhadap setiap tahapan dan mekanisme pelaksanaan. Dengan demikian, proses pengajuan usulan pergeseran anggaran menjadi lebih terstandar dan memberikan kepastian bagi perangkat daerah.

 

Kasubid Perencanaan dan Penyusunan Anggaran, Bidang Anggaran Badan Keuangan Kota Bukittinggi, Syafri Waldy, menjelaskan, inovasi SIPADU hadir sebagai upaya untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas pengelolaan data pergeseran anggaran. Sistem ini dirancang agar proses pengelolaan usulan pergeseran anggaran dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, efektif, efisien dan terarah, mulai dari pengajuan hingga proses verifikasi dan pengendalian.

 

“Melalui SIPADU, pengelolaan data pergeseran anggaran dapat dilakukan secara lebih tertib, transparan dan akuntabel. Aplikasi ini juga membantu perangkat daerah dalam proses pengajuan dan pengelolaan data pergeseran anggaran, sehingga setiap tahapan dapat dilakukan dengan lebih jelas dan terarah. Penerapan SIPADU bersama SOP Pergeseran Anggaran dapat mendukung penyusunan data pergeseran anggaran yang kredibel serta meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah,” ujarnya.