Mahasiswa KKN Universitas Andalas Kunjungi BUMNag Ayam Petelur Nagari Pauah, Pelajari Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Pasaman87 Dilihat

Pasaman, BanuaMinang.co.id Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler II Universitas Andalas Nagari Pauah melaksanakan kunjungan ke unit usaha Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) yang bergerak di bidang peternakan ayam petelur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat pengelolaan usaha nagari sekaligus menggali potensi ekonomi lokal yang telah dikembangkan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (16/7/26).

 

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan bahwa unit usaha ayam petelur BUMNag mulai berdiri pada akhir Agustus 2025 dengan jumlah awal sebanyak 540 ekor ayam. Pada tahap awal operasional, kebutuhan pakan masih didukung melalui dana desa. Seiring berjalannya usaha dan meningkatnya hasil produksi, biaya pakan kini sepenuhnya dipenuhi dari hasil penjualan telur sehingga usaha dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.

 

Saat ini, peternakan mampu memproduksi sekitar 15 tray atau kurang lebih 450 butir telur setiap harinya. Hasil produksi tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Nagari Pauah. Sebagai upaya mewujudkan usaha yang berkelanjutan, BUMNag juga menerapkan sistem integrasi antara peternakan ayam petelur dan budidaya ikan lele. Melalui sistem ini, limbah organik dari peternakan ayam dimanfaatkan sebagai salah satu sumber nutrisi untuk mendukung budidaya lele, sehingga pemanfaatan sumber daya menjadi lebih efisien, mengurangi limbah, serta menciptakan siklus usaha yang saling mendukung. Konsep integrasi ini tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun sistem usaha yang berorientasi pada keberlanjutan dan ketahanan pangan di Nagari Pauah.

 

Meski menunjukkan perkembangan yang positif, pengelolaan usaha ini masih menghadapi sejumlah tantangan. Direktur BUMNag Nagari Pauah, Bapak Yon Surada, mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama adalah belum tersedianya teknologi untuk memproduksi pakan secara mandiri.

 

“Kendala yang kami hadapi saat ini adalah belum tersedianya teknologi untuk penggilingan pakan. Padahal, kami ingin memproduksi pakan sendiri dengan memanfaatkan jagung yang dibudidayakan masyarakat sebagai bahan baku utama, sehingga ke depan usaha ini bisa lebih mandiri,” ujar Yon Surada.

 

Melalui kunjungan ini, mahasiswa KKN Reguler II Universitas Andalas memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan unit usaha BUMNag sekaligus memahami pentingnya inovasi dalam membangun kemandirian ekonomi nagari. Diharapkan, hasil kunjungan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dalam menyusun dan melaksanakan program kerja yang mendukung pengembangan potensi lokal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nagari Pauah.

 

Jurnalis: Ihlal Desta Kurnia, Syahri Rahmadani dan Syaikhul Haafiz