Ketua PEKAT IB Padang Pariaman Irmansyah, SE, Dorong Program “Anugerah Nagari Aman Dan Korong Tangguh”

Padang Pariaman –BanuaMinang.co.id Maraknya aksi tawuran remaja pada malam hari serta ancaman penyalahgunaan narkoba di sejumlah wilayah Kabupaten Padang Pariaman dinilai membutuhkan langkah yang lebih inovatif daripada sekadar penindakan hukum. Salah satu gagasan yang mulai mendapat dukungan adalah pembentukan program “Anugerah Nagari Aman dan Korong Tangguh”, yaitu penghargaan bagi nagari dan korong yang berhasil menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mampu membina generasi muda agar terhindar dari tawuran dan narkoba.

Program tersebut diusulkan sebagai bentuk apresiasi kepada nagari dan korong yang tidak hanya berhasil menekan angka kenakalan remaja, tetapi juga aktif menghadirkan kegiatan positif, memperkuat pengawasan masyarakat, serta membangun sinergi antara pemerintah nagari, sekolah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, dan organisasi kepemudaan.

Ketua PEKAT IB Kabupaten Padang Pariaman, Irmansyah, SE, menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan tersebut. Menurutnya, pendekatan berbasis penghargaan akan mendorong lahirnya persaingan yang sehat antarnagari dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi muda.

“Saya sangat setuju dan menyambut baik gagasan ini. Ini merupakan konsep yang sangat positif karena tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga anak-anak kita dari tawuran dan bahaya narkoba,” ujar Irmansyah.

Ia menilai, jika program ini diwujudkan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, maka setiap nagari akan terdorong untuk menghadirkan inovasi dalam pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan, olahraga, seni budaya, pendidikan karakter, hingga penguatan peran keluarga dan masyarakat.

Lebih lanjut, Irmansyah menegaskan bahwa secara pribadi dirinya siap mendorong gagasan tersebut agar dapat menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
“Insya Allah, saya secara pribadi akan menyampaikan dan mendorong langsung usulan ini kepada Bapak Bupati Padang

Pariaman. Saya yakin, apabila pemerintah memberikan penghargaan kepada nagari dan korong yang berhasil menjaga keamanan dan membina generasi muda, maka akan lahir semangat baru di tengah masyarakat. Ini bukan sekadar mengejar penghargaan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menyelamatkan masa depan anak-anak Padang Pariaman,” tegasnya.

Menurutnya, indikator keberhasilan program harus disusun secara objektif dan terukur, meliputi penurunan angka tawuran, pencegahan penyalahgunaan narkoba, keaktifan patroli masyarakat, pembinaan kepemudaan, serta keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Dengan demikian, penghargaan diberikan kepada nagari yang benar-benar menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar karena rendahnya laporan kasus.

Gagasan ini diharapkan menjadi salah satu inovasi daerah dalam membangun keamanan berbasis masyarakat. Selain memberikan penghargaan berupa piagam dan trofi, pemerintah juga dapat mempertimbangkan pemberian insentif berupa tambahan anggaran pembangunan, bantuan sarana olahraga, atau program pemberdayaan kepemudaan bagi nagari dan korong yang berprestasi.

Dengan semangat adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, program ini diyakini dapat menjadi gerakan bersama untuk membangun nagari yang aman, melindungi generasi muda, serta menjadikan Padang Pariaman sebagai daerah yang tidak hanya maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga unggul dalam membina karakter dan masa depan anak-anaknya.

(Tim ArmenKoto)