Keni Savina Resmi Dilantik Sebagai Presiden Mahasiswa Perempuan Pertama UIN Bukittinggi

Bukittinggi254 Dilihat

Bukittinggi, BanuaMinang.co.id -– Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi mencatat sejarah baru dalam kepemimpinan mahasiswa. Jumat (9/1/2026), Keni Savina resmi dilantik sebagai Presiden Mahasiswa DEMA-U periode 2026, sekaligus menjadi perempuan pertama yang memegang jabatan tertinggi organisasi kemahasiswaan kampus ini sejak berdiri.

 

Pelantikan yang berlangsung di Aula Utama (Student Center) UIN Bukittinggi dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. Silvia Hanani, S.Ag, M.Si, Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan, seluruh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan. Acara yang berlangsung khidmat ini menandai babak baru kepemimpinan mahasiswa yang lebih inklusif dan representatif.

 

Keni Savina bukanlah wajah baru di dunia organisasi kemahasiswaan UIN Bukittinggi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Bendahara Umum DEMA-U periode 2025, di mana kinerjanya dalam mengelola keuangan organisasi mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Pengalaman organisasi yang solid dan keterlibatan aktif di berbagai kegiatan kampus menjadi modal utama yang mengantarkannya memenangkan Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) yang digelar pada 11 Desember 2025 lalu.

 

Dalam sambutannya, Keni menyampaikan komitmen untuk membangun kepemimpinan yang partisipatif, transparan, dan fokus pada isu-isu substantif “Kepemimpinan bukan tentang kekuasaan, tetapi tentang kepedulian dan tanggung jawab terhadap mereka yang kita pimpin” ujarnya dengan penuh semangat.

 

Keni juga menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pencapaian personal, melainkan momentum untuk membuka ruang lebih luas bagi partisipasi perempuan dalam kepemimpinan kampus. ;Ini adalah kontrak sosial antara saya dengan seluruh mahasiswa. Saya mengajak kita semua untuk menjadi agen perubahan yang nyata” tambahnya.

 

Pelantikan Keni menuai respons yang beragam dari kalangan sivitas akademika, mereka menyambut positif kepemimpinan perempuan di DEMA-U. karena ini adalah angin segar bagi kampus yang nantinya akan membawa perspektif yang lebih inklusif. Sebagai presiden mahasiswa perempuan pertama, Keni menghadapi tantangan ganda: membuktikan kapasitas kepemimpinannya sekaligus membuka jalan bagi representasi perempuan yang lebih luas.

 

Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silvia Hanani, S.Ag, M.Si dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh Ormawa “Selamat kepada Saudara semua yang telah dilantik hari ini. Kami titipkan UIN Bukittinggi kepada Saudara semua sebagai perpanjangan tangan pimpinan dan garda terdepan dalam memajukan kampus. Kami yakin Saudara semua adalah tonggak estafet UIN Bukittinggi yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” ujar Rektor.

 

Pelantikan Keni Savina adalah momentum bersejarah yang perlu diapresiasi. Namun, apresiasi sejati bukan datang dari pujian hari ini, melainkan dari hasil kerja nyata dalam satu tahun ke depan. Mahasiswa UIN Bukittinggi kini menunggu bukti bahwa kepercayaan yang mereka berikan tidak akan sia-sia.

 

Sejarah telah mencatat nama Keni Savina sebagai presiden mahasiswa perempuan pertama. Kini, tugasnya adalah memastikan bahwa namanya tidak hanya dikenang sebagai Presiden Mahasiswa Perempuan pertama, tetapi juga sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dalam membawa perubahan nyata bagi kampus.

(Fikri)