Jembatan Perintis Garuda Pertama di Wilayah Korem 081/DSJ

JAWA TIMUR97 Dilihat

Blitar, BanuaMinang.co.id Setelah melalui proses pengerjaan yang penuh tantangan selama 13 hari, Jembatan Perintis Garuda di Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, akhirnya rampung. Jembatan tersebut menjadi yang pertama selesai di jajaran Korem 081/DSJ.

 

Di bawah terik matahari serta medan yang tidak mudah, prajurit TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu mengerahkan tenaga dan pikiran. Kerja keras, keringat, serta semangat gotong royong mewarnai setiap tahapan pembangunan jembatan tersebut.

 

Kini, jembatan yang berdiri kokoh di kawasan pertanian warga itu telah membuka akses baru dan memperlancar mobilitas masyarakat. Kehadirannya sekaligus menjadi simbol nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

 

Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud kehadiran negara dalam membantu mengatasi keterbatasan aksesibilitas masyarakat selama ini.

 

“Program Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam hal aksesibilitas guna mendukung aktivitas sehari-hari,” kata Pamen TNI AD tersebut, Minggu (1/2/2026).

 

Danrem berharap keberadaan jembatan ini dapat memberikan dampak positif yang luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Jembatan ini menjadi solusi atas kesulitan yang selama ini dirasakan warga Desa Bendosewu. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” jelasnya.

 

Sementara itu, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan mengungkapkan bahwa jembatan yang dibangun memiliki panjang hingga puluhan meter.

 

“Karena kondisi sungai yang cukup lebar, jembatan yang dibangun memiliki panjang 30 meter dengan lebar 2,5 meter, sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat,” terangnya.

 

Ia menambahkan bahwa jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai akses penunjang sektor ekonomi, pendidikan, dan pertanian masyarakat.

 

Pembangunan jembatan ini pun disambut penuh suka cita oleh warga di sana. Kades Bendosewu Isnari menyampaikan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi kehidupan masyarakat.

 

“Jembatan ini sangat penting bagi warga kami. Selama ini akses menjadi kendala utama, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan anak-anak, maupun pengangkutan hasil pertanian. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga menjadi jauh lebih mudah dan aman,” ungkapnya.

 

Isnari juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah dan TNI yang telah berperan dalam pembangunan jembatan tersebut.

 

“Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Bendosewu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan TNI yang telah membantu mewujudkan jembatan ini. Semoga jembatan ini membawa manfaat besar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Tim Red)