Duel Favorit Liga 4 Sumbar, PSPP Akui Keunggulan PSP Padang

Padang84 Dilihat

Padang, BanuaMinang.co.id -– Partai pamungkas babak penyisihan Grup Liga 4 Sumatera Barat mempertemukan dua tim unggulan, PSPP Padang Panjang dan PSP Padang, di Stadion H. Agus Salim, Senin (16/2/2026).

 

Laga bertajuk “duel favorit” ini berlangsung sengit sejak menit awal. PSPP harus mengakui keunggulan tim berjuluk Pandeka Minang setelah takluk tipis 2-3. Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi anak asuh Dian Rama Saputra sepanjang kompetisi musim ini.

 

PSPP tampil agresif dan membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui M. Fadhil Asshabri yang sukses memaksimalkan peluang di depan gawang.

 

Namun sepuluh menit berselang, kapten PSP, Agung Wicaksono menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauh yang tak mampu diantisipasi kiper PSPP.
Jelang turun minum, PSP berbalik unggul melalui skema serangan balik cepat yang diselesaikan Gibran Tito. Skor 1-2 bertahan hingga babak pertama usai.

 

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi. Penjaga gawang PSPP, Ivan Fadhillah tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusial. Namun pada masa injury time, PSP memperlebar jarak lewat tendangan bebas Lugas Satria yang mengubah skor menjadi 1-3.

 

PSPP sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan bebas Rori Pranandi di masa tambahan waktu. Skor menjadi 2-3, namun hingga peluit panjang dibunyikan kedudukan tak berubah.

 

Meski kalah, PSPP tetap melangkah ke semifinal sebagai runner-up grup. Fase empat besar akan digelar dengan sistem dua leg untuk memperebutkan tiket ke partai final.

 

Pelatih Kepala PSPP, Dian Rama Saputra, mengakui keunggulan lawan seraya menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi.

 

“Beberapa skema permainan sudah berjalan baik. Namun kami harus mengakui keunggulan lawan. Ini menjadi evaluasi penting untuk menghadapi semifinal,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Harian PSPP, Andy Saputra mengapresiasi perjuangan tim sepanjang babak penyisihan. Ia juga menyampaikan tim menerima dukungan bonus sebesar Rp10 juta dari Andre Rosiade.

 

“Perjalanan belum selesai. Kita akan bersiap menuju semifinal dengan semangat lebih kuat,” tuturnya. (andes/diskominfo)