Danrem 181/PVT Menghadiri Rapat Koordinasi Teknis DPMPT

TNI POLRI157 Dilihat

Sorong Papua Barat Daya, Banuaminang.co.id Danrem 181/PVT Brigjen TNI Juniras Lumbantoruan, S.Sos., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Teknis DPMPT (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu) Kabupaten atau Kota Se-Provinsi Papua Barat Daya degan Tema “Perencanaan strategis investasi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi Papua Barat daya mandiri, adil dan sejahtera”, yang dihadiri kurang lebih 100 orang, bertempat di ruangan Saphire Room Rylich Panorama Hotel, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Klasuur, Distrik Sorong Kota, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (04/08/2023).

 

PJ Gubernur Papua Barat Daya Dr. Drs. Muhammad Musa’ad, M.Si., menjelaskan Kota Sorong merupakan pintu masuk dari berbagai macam investor dari luar dan kami melaporkan bahwa Direktur PT Pelindo akan menjadikan hak ke enam di seluruh Indonesia menjadi Indonesia pasifik, serta di pulau Papua sangat dekat untuk bepergian di daerah Pasifik.

 

“Kita harus segera membuat peta yang real ataupun buktinya bahwa Papua ini benar-benar kaya akan sumber daya alam, SKK migas sudah menyampaikan bahwa sumur-sumur bor masih ditutup karena permintaan yang kurang, sumber kekayaan laut sangat bagus demi masa depan sehingga kebutuhan ikan melimpah di Kota Sorong, keadilan di kota Sorong harus terus diberikan kompensasi baik dari tambang, hasil laut dan lain-lain”, ujarnya.

 

“Provinsi Papua Barat Daya bermacama-macam pemberian dari Pemerintah kepada masyarakat, kita harus bisa menarik para investor serta bisa membuat masyarakat merasakan adanya kesejahteraan yang lebih merata dan membuka peluang pekerjaan bagi Provinsi Papua Barat Daya”, tegasnya.

 

“Kota Sorong sudah mengalami penurunan kecerdasan, namun harus tetap berjuang untuk mencerdaskan anak bangsa dimanapun itu berada selama masih dalam NKRI, keyakinan saya Kota Sorong ini akan menjadi maju dengan adanya kerja sama yang baik, tidak terkecuali kerja sama dengan investor lain guna membuka lapangan pekerjaan serta menghasilkan pendapatan daerah tetap”, ungkap Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, S.E.

 

Pertumbuhan ekonomi kita sangat bagus dan 5 tahun terakhir ini penyumbang investor sebagai berikut, Singapura 10,5 miliar, Tiongkok 5,2 milliar, Hongkong 3,9 miliar, Jepang 2,8 miliar, Malaysia 2,2 milliar, Amerika 2,1 milliar, Korea Selatan 1,7 milliar, Belanda 1,1 milliar, Bermuda 761,2 juta, Inggris 507,7 juta, perkembangan investasi hilirisasi tembaga ke Indonesia mempunyai peluang untuk memperpanjang kontrak namun dengan perjanjian untuk segera melunasi hutang-hutang tersebut serta kami meminta untuk orang asli papua (OAP) dapat bisa bekerja di Pertamina namun itu semua tergantung dari Gubernur masing-masing provinsi”, jelasnya.

 

Ikut menghadiri kegiatan tersebut, Pj Gubernur Papua Barat Daya Dr.Drs. Muhammad Musa’ad, M.Si., Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, S.E., Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal RI Nurul Ichwan, SE, MM., Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Susiwijono Moegiarso, M.E., Danlantamal XIV Sorong Laksma TNI Deny Prasetyo, Pj. Walikota Sorong George Yarangga, S.Pi., M.M., Pj. Bupati Tambrauw Enggelbertus Gabriel Kocu, S.Hut., MM., Bupati Raja Ampat H. Abdul Faris Umlati, S.E., Danmem Banpur 3 Mar Kolonel Mar Antonius Johan Armadi M.Tr., Harla, Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Happy Perdana Yudianto S.IK., MH., Danyonmarhanlan XIV Letkol Mar Oktofiansyah Rahman, CRMP., Wadir Polairud Polda Papua Barat AKBP Andy Prihastomo, SH., S.IK., MH., Rektor Unimuda Sorong Drs. Rustamaji, M.Si., Kepala Kemenag Kota Sorong Rofiul Amri, S.Pd., M.Pd., Ketua Dap III Domberay Manawir Fincen Paul Mayor, S.Ip., Para tamu Undangan.

 

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *