DALAM HENING KENDALI
by Bumiara
Dalam hening kendali
kami ditemani keselamatan
ketika jam berdetak
dan kami diminta percaya
tanpa sempat bertanya.
Taring kucing pongah
di dapur akhir zaman,
mengunyah sunyi
tulang-tulang sejarah
yang tak sempat dikubur.
Singa resah
dibesarkan oleh ketakutan,
tanpa mahkota
ia tetap menerkam—
takdirnya mencakar
bukan jantung,
melainkan denyut dunia.
Kain putih melayang,
papan dipasang tergesa,
tanah menutup langit,
tak ada penjara
sebab bumi
menjelma bui.
Ingat…
kareh indak tatakiak,
lunak buliah disudu.
Yang keras patah oleh waktu,
yang lentur
menyimpan umur perlawanan.






