Pentas Seni Bakaba jo Bagurau sebagai Wujud Kebersamaan KKN Unand di Nagari Batu Hampar

50 kota102 Dilihat

Batu Hampar, BanuaMinang.co.id Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kegiatan KKN dilaksanakan dalam jangka waktu yang relatif singkat, namun memiliki potensi besar dalam membangun interaksi sosial, kebersamaan, dan pengalaman bermakna bagi seluruh pihak yang terlibat. Oleh karena itu, diperlukan sebuah kegiatan penutup yang mampu merangkum seluruh proses kebersamaan tersebut, salah satunya melalui pelaksanaan pentas seni.

 

Pentas seni KKN dengan tema “Bakaba jo Bagurau, Basuo Nan Singkek Raso Nan Panjang” diangkat sebagai refleksi dari pengalaman mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN. Tema ini berasal dari ungkapan Minangkabau yang mengandung makna mendalam, yaitu pertemuan yang berlangsung singkat, tetapi meninggalkan rasa, kesan, dan kenangan yang panjang. Ungkapan ini sangat relevan dengan realitas KKN, di mana mahasiswa hanya hadir sementara di tengah masyarakat, namun hubungan sosial yang terjalin mampu menciptakan ikatan emosional yang kuat.

 

Secara konseptual, “Bakaba” merupakan tradisi lisan Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian cerita, sejarah, nilai adat, serta pesan moral yang diwariskan secara turun-temurun. Bakaba tidak hanya sekadar bercerita, tetapi juga menjadi sarana pendidikan sosial dan budaya. Sementara itu, “Bagurau” merupakan bentuk interaksi sosial melalui canda, humor, dan hiburan yang bertujuan menciptakan suasana akrab, hangat, dan penuh kekeluargaan. Kedua unsur ini mencerminkan karakter masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi kebersamaan, musyawarah, dan rasa persaudaraan.

 

Dalam pelaksanaan pentas seni KKN, konsep bakaba dan bagurau diwujudkan dalam berbagai bentuk pertunjukan seni, seperti penceritaan kaba, pantun adat, dendang Minangkabau, randai sederhana, monolog, puisi, serta pertunjukan hiburan yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat. Setiap penampilan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi budaya dan media ekspresi kebersamaan.

 

Pentas seni ini menjadi ruang pertemuan simbolik antara mahasiswa KKN dan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, tercipta suasana yang penuh kehangatan, tawa, dan rasa kekeluargaan. Anak-anak, pemuda, tokoh adat, serta masyarakat umum hadir dan berpartisipasi, menunjukkan bahwa seni mampu menyatukan berbagai lapisan sosial tanpa sekat. Melalui bakaba, masyarakat diajak untuk kembali mengingat nilai-nilai adat dan kearifan lokal, sementara melalui bagurau tercipta kedekatan emosional yang menghapus jarak antara pendatang dan tuan rumah.

 

Makna “Basuo Nan Singkek Raso Nan Panjang” terasa semakin kuat ketika pentas seni ini menjadi bagian dari penutupan kegiatan KKN. Momen tersebut menjadi penanda bahwa masa kebersamaan akan segera berakhir, namun rasa kekeluargaan dan kenangan yang tercipta akan tetap hidup dalam ingatan. Perpisahan tidak lagi dimaknai sebagai akhir, melainkan sebagai pengingat bahwa kebersamaan yang singkat dapat melahirkan hubungan yang bermakna dan berkelanjutan.

 

Melalui pentas seni bakaba jo bagurau, mahasiswa KKN tidak hanya meninggalkan hasil program kerja secara fisik, tetapi juga meninggalkan nilai, rasa, dan jejak emosional di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pelestarian budaya lokal Minangkabau, khususnya tradisi lisan, yang dikemas secara kontekstual dan relevan dengan kehidupan masyarakat masa kini.

 

Dengan demikian, pentas seni bertema “Bakaba jo Bagurau, Basuo Nan Singkek Raso Nan Panjang” dapat dipandang sebagai representasi keberhasilan KKN dalam membangun hubungan sosial, memperkuat. Penciptakan pengalaman pengabdian yang bermakna. Meskipun pertemuan berlangsung singkat, rasa kebersamaan yang tercipta akan terus dikenang, baik oleh mahasiswa maupun oleh masyarakat tempat KKN dilaksanakan.

 

Penulis: Mahasiswa KKN Unand Batu Hampar 2026