Ranah Kering Sang Musafir

Ranah Kering Sang Musafir

by Bumiara

Tanah telah lama kering

Tiada jelma air lagi

Mentari lenyap di malam

Ilalang pun enggan bernapas

Puting beliung terengah tak pasti

 

Malang nasib sang musafir

Sekantong air di pundak sunyi

Takdir menyeret ke ranah ini

Hendak tanam kinari

Tanah di siram justru murka

 

aaaah…

Getir terasa perih

Saat luka menggores

Di tambah asam siram

 

DIA tak ridha turunkan rahmat

Kenapa kendi kau tuang ke jiwa berkarat

 

aaaah…

Sulit benar menakar rasa

Tak heran sini banyak tergelincir

Logika lepas dari singgasana

Akar rasa menjalar tak bertepi

 

Sial…

Ku tumpahkan umpat

Benang kusut

Tali temali melilit

malam

Kembali ku telan sepi

Hanya erang sesekali