Masyarakat Terdampak Musibah Bencana Hidrometeorologi 2025, Menerima Bantuan Jaminan Hidup

Agam263 Dilihat

IV Koto, BanuaMinang.co.id Masyarakat terdampak musibah bencana Hidrometeorologi 2025 di Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, hari ini (Selasa, 7/4/26) mendatangi kantor Walinagari Sungai Landia. Hal ini berdasarkan undangan bernomor 100/gg/Pem/V-2026 yang berisikan tentang telah keluarnya bantuan jaminan hidup dari Dinas Kementerian Sosial kepada masyarakat terdampak musibah bencana Hidrometeorologi.

 

Surat undangan dari Pemnag Sungai Landia.

 

Sebelumnya BanuaMinang mendapatkan informasi bahwasanya ada penghuni Huntara yang tidak menerima undangan dari pemerintah Nagari tersebut.

 

“Apakah saya tidak akan menerima bantuan jaminan hidup ini, padahal saya adalah salah seorang penghuni Huntara?” Ungkap Liza kepada BanuaMinang.

 

Yogi Kurnia, selaku wali jorong Kampuang Baruah, saat dikonfirmasi melalui media WhatsApp (6/4) membenarkan bahwasanya tidak semua yang diusulkan keluar namanya untuk bantuan jaminan hidup ini.

 

“Selain Liza, Asraf, Nilhamni juga tidak keluar namanya dalam daftar penerima bantuan kali ini,” ungkapnya.

 

“Padahal kami telah mengusulkan nama-nama warga yang terdampak bencana Hidrometeorologi 2025 ini, baik kepada BPBD maupun ke Dinas Perkim Agam, jadi kami harap kepada masyarakat jangan mempersalahkan kami pemerintahan nagari.” Tutup wali jorong ini.

 

Sementara, kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, S.Sos., M.Si. saat dipertanyakan mengenai ada yang menghuni Huntara tapi tidak menerima undangan untuk bantuan Jadup ini.

 

“Terhadap korban yang belum masuk daftar penerima bantuan, kita identifikasi untuk diusulkan sebagai penerima bantuan susulan ke kemensos RI, seperti itu mekanismenya.” Ungkap Kadis Sosial.

 

Berapakah besarnya bantuan Jadup ini?

Salah seorang penghuni Huntara di Bancah Jorong Pahambatan Nagari Balingka, saat dikonfirmasi melalui media WhatsApp menyatakan bahwasanya dirinya dan keluarganya sudah menerima bantuan Jadup ini dan diambil atau dicairkan di PT. Pos Indonesia.

 

“Dalam kartu keluarga (KK) saya ada 3 orang, Alhamdulillah saya menerima bantuan Jadup sebesar Rp4.050.000. Setiap orang (dalam KK/red) menerima Jadup sebesar satu juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah.” Tutup Deswita.

Huntara di Bancah Jorong Pahambatan Nagari Balingka.

 

Apakah Huntara Balingka sudah diperbaiki?

Beberapa penghuni Huntara Balingka, menyatakan kepada BanuaMinang bahwasanya terkait atap dan kamar mandi, masih belum diperbaiki oleh pelaksana.

 

Di pemberitaan sebelumnya di BanuaMinang, camat IV Koto, Subchan, menyatakan bahwa sesudah lebaran akan diperbaiki, tampaknya hingga berita ini terbit, pihak pelaksana belum memperbaikinya.

 

“Yang tabedo bana, masalah token listrik nan indak basubsidi ko pak, mambana kami supayo listrik kami dapek subsidi.” Tutup penghuni Huntara kepada BanuaMinang.

 

(iing chaiang)

Sumber gambar utama dari Dola AI

Referensi berita sebelumnya: