Nagari Sungai Patai, BanuaMinang.co.id — Dalam upaya melestarikan kuliner tradisional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas Tahun 2026 melaksanakan kegiatan pembuatan kubang, kuliner khas Nagari Sungai Patai, pada Minggu, 19 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Gadang Bundo Kanduang Suku Koto dan melibatkan sejumlah masyarakat setempat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN dalam rangka promosi dan pelestarian kuliner lokal, sekaligus sebagai media edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal dan menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kubang merupakan makanan tradisional khas Sungai Patai yang berbahan dasar beras ketan. Dalam proses pembuatannya, beras ketan direndam terlebih dahulu, kemudian ditumbuk atau dihaluskan hingga menjadi adonan. Adonan tersebut lalu dibentuk bulat pipih dan dimasak dengan cara digoreng hingga matang. Kubang biasanya disajikan bersama gula merah cair sebagai pelengkap rasa manis yang khas.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN bersama Bundo Kanduang dan masyarakat setempat mempraktikkan langsung setiap tahapan pembuatan kubang, mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan adonan, hingga penyajian. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan nilai gotong royong yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi masyarakat Sungai Patai.
Salah satu Bundo Kanduang Suku Koto yang turut terlibat menyampaikan bahwa kubang bukan sekadar makanan, tetapi juga memiliki nilai budaya dan sosial yang kuat.
“Kubang ini sudah lama menjadi makanan tradisional di Sungai Patai. Biasanya dibuat saat ada kegiatan adat atau kebersamaan. Harapan kami, anak-anak muda sekarang tetap mau belajar dan melestarikan makanan tradisi ini agar tidak hilang dimakan zaman,” tuturnya.
Beliau juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN Universitas Andalas yang menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi jembatan antara generasi tua dan generasi muda dalam mewariskan nilai-nilai adat dan tradisi.
Mahasiswa KKN Universitas Andalas menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan kubang sebagai kuliner khas Sungai Patai, tetapi juga sebagai langkah awal untuk mendorong potensi kuliner lokal agar dapat dikenal lebih luas. Dengan pengemasan dan promosi yang tepat, kubang diharapkan dapat menjadi salah satu identitas kuliner daerah yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan aktif warga dalam setiap proses kegiatan, mulai dari berbagi cerita mengenai sejarah kubang hingga praktik langsung pembuatan makanan tersebut. Kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat Nagari Sungai Patai.
Melalui kegiatan pembuatan kubang ini, mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap dapat berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan kuliner tradisional serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas dan kekayaan Nagari Sungai Patai. (Firmansyah & rekan)




