PADANG PARIAMAN, –BanuaMinang.co.id – Kodim 0308/Padang Pariaman melaksanakan Upacara Bendera 17-an yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim 0308/Padang Pariaman, Jalan Toboh Palabah, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Kamis (17/09/2026).
Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Kapten Arm Azral Koto selaku Inspektur Upacara yang juga menjabat sebagai Danramil 01/Pariaman memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh para Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Makodim 0308/Padang Pariaman.
Dalam amanat Pangdam XX/TIB Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan bahwa upacara bendera hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan disiplin, loyalitas, profesionalisme serta semangat pengabdian dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab.
“Upacara ini hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan rutin semata, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan disiplin, loyalitas, profesionalisme, dan semangat pengabdian dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada kita,” demikian amanat Pangdam XX/TIB.
Lebih lanjut disampaikan bahwa saat ini terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah yang dapat menimbulkan asap serta menurunkan kualitas udara. Selain itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi juga perlu disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Menghadapi kondisi tersebut, seluruh prajurit dan ASN Kodam XX/TIB diminta untuk tetap waspada, mengikuti perkembangan informasi serta arahan dari instansi yang berwenang sehingga dapat mengambil langkah-langkah antisipasi secara tepat.
Pangdam juga memberikan sejumlah penekanan dalam menghadapi dampak asap dan debu. Pertama, seluruh personel diminta menggunakan masker, khususnya ketika berada di luar ruangan atau saat kondisi udara berasap dan kualitas udara menurun.
Kedua, menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih, menjaga pola makan dan istirahat yang cukup, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap maupun kondisi lingkungan.
Ketiga, meningkatkan kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana serta memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, kepolisian dan instansi terkait lainnya.
Keempat, seluruh jajaran diperintahkan untuk senantiasa memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan serta bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam amanatnya, Pangdam XX/TIB juga menekankan kepada para Dansat dan Kabalakdam jajaran Kodam XX/TIB agar senantiasa hadir dan peduli terhadap kondisi personel di satuannya masing-masing.
Para Dansat diminta untuk memahami setiap kendala, kesulitan maupun hambatan yang dihadapi anggota, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari. Komunikasi yang terbuka dan dekat dengan seluruh anggota juga perlu dibangun sehingga setiap permasalahan dapat diketahui sejak dini.
“Terhadap setiap persoalan yang ditemukan, segera lakukan langkah-langkah antisipatif dan solutif sesuai ketentuan. Pastikan setiap anggota mendapatkan perhatian, pembinaan, dan dukungan yang diperlukan,” tegas Pangdam dalam amanatnya.
Pangdam berharap seluruh personel senantiasa menunjukkan sikap disiplin, kepedulian dan tanggung jawab, baik dalam kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mari kita terus hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat, serta menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi setiap permasalahan yang terjadi di wilayah,” pungkasnya.
Upacara ditutup dengan penekanan agar seluruh personel melaksanakan setiap tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, tulus, ikhlas dan profesional, serta senantiasa menjaga nama baik satuan dan kehormatan Kodam XX/TIB.
(Armenkoto)






