Kisruh Pembina OSIS di SMAN 1 Lubukbasung

Agam, Sumatera barat2500 Dilihat

Lubukbasung, Banuaminang.co.id Kisruh ditubuh instansi pendidikan disalah satu sekolah ternama di kabupaten Agam, menjadi polemik akhir-akhir ini.

Kisruh ini bermula dari penggantian guru pembina OSIS di SMAN 1 Lubukbasung. Seperti yang Banuaminang.co.id dapatkan informasinya melalui surat yang dikirimkan oleh beberapa guru pembina OSIS SMAN 1 Lubukbasung ini, yang ditujukan kepada kepala dinas pendidikan Propinsi Sumatera Barat.

Dimana poin-poin yang dilaporkan kepada dinas pendidikan tersebut adalah :

1. Kami diberhentikan dari pembina OSIS oleh Drs. Muhamad Mustafa Kamil, selaku kepala sekolah yang baru, tanpa ada kesalahan dan pemberhentian terlebih dahulu, yang mana masa jabatan kami belum 1 tahun menjabat.

2. Kami tidak ada dipanggil atau diberitahu untuk serah terima jabatan dari OSIS lama kepada pembina OSIS yang baru dilantik dihadapan siswa, guru dan pegawai sekolah. Kami dibiarkan saja, tanpa ada serah terima jabatan, kami terkatung-katung Tampa ada kejelasan tugas kami.

3. Pengganti kami yang dilantik oleh kepala sekolah ini kebanyakan tenaga honorer yang telah mengundurkan diri dimasa jabatan kepala sekolah ibu Hilda Sridewita.

Sedangkan permohonan guru-guru pembina OSIS (2022-2023) ini kepada kadis pendidikan provinsi sumatera barat adalah :

1. Mengembalikan nama baik kami Dimata anak-anak, wali murid, guru dan pegawai tata usaha.

2. Pembatalan SK pembina OSIS yang baru, karena dianggap cacat hukum dan adanya unsur sakit hati kepada pengurus yang lama.

Demikianlah surat yang bertanggal 26 Juni 2024, yang ditandatangani oleh guru pembina OSIS SMAN 1 Lubukbasung periode 2022-2024, yaitunya Del Asmar, Nurzila Suhada, Beni Syahputra dan Mardalis.

Minggu (9/7) Banuaminang.co.id meminta penjelasan kepada kepala sekolah SMAN 1 Lubukbasung ini yaitunya Muhammad Mustapa Kamil, melalui telepon selular.

“Pembina OSIS ini ketuanya Del Asman, secara pribadi beliau menghubungi saya meminta pembina OSIS untuk ditukar, yang kedua dalam sidang rapat majelis guru beliau (Del Asman/red) juga menyampaikan hal tersebut,” terang kepala sekolah ini.

Lebih lanjut kepala sekolah ini menyatakan, pembina OSIS ini adalah kabinet, SK nya adalah dari kepala sekolah. Kalau tidak cakap, atau dirasa tugas-tugas yang diberikan tidak mampu dikerjakan, maka kepsek bisa menunjuk yang dipandang mampu, ungkapnya.

“Tugas yang saya berikan clasmetting saja tidak selesai, jadi pembina upacara saja tidak mampu, itu pulakah yang harus jadi pembina OSIS,” kata Mustafa Kamil.

“Karena tidak kompeten, makanya saya tukar dengan tim-tim handal yang kompak dan mampu bekerjasama sesama tim. Hari ini saja Minggu, mereka bekerja.” Tutup Mustafa Kamil.

Bersambung….

(iing chaiang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *