Karya Bakti TNI 2026 Dimulai di Desa Manding, Dorong Akses dan Perekonomian Warga

JAWA TIMUR93 Dilihat

Tulungagung, BanuaMinang.co.id Program Karya Bakti TNI Tahun 2026 resmi dimulai melalui kegiatan ground breaking di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Kodim 0807/Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Yonif TP 886/Panjalu Jayati, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur perdesaan.

 

Desa Manding merupakan salah satu wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses, dengan sejumlah ruas jalan yang belum diperkeras. Melalui program ini, pembangunan dan perbaikan infrastruktur diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, membuka akses yang lebih mudah, serta mendukung peningkatan aktivitas ekonomi dan UMKM masyarakat.

 

Kepala Desa Manding, Willy Angga Nugraha, menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung atas pelaksanaan Karya Bakti TNI di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus peluang untuk mendorong perkembangan UMKM dan perekonomian masyarakat.

 

“Desa Manding termasuk desa yang relatif terisolasi. Kami berharap masyarakat dapat menjaga hasil pembangunan ini karena tidak semua desa mendapatkan program Karya Bakti,” ujarnya.

 

Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letnan Kolonel Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung atas dukungannya. Ia mengatakan masih terdapat sejumlah jalan yang belum diperkeras dan berharap hasil pembangunan tersebut nantinya dapat dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.

 

“Selamat bekerja kepada para Babinsa. Semoga lelah kalian menjadi berkah bagi masyarakat,” pesan Dandim.

 

Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., mengapresiasi prakarsa Kodim 0807/Tulungagung dan menegaskan komitmen Pemkab Tulungagung dalam mendukung tugas TNI membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Ia berharap kehadiran TNI di Desa Manding memberikan manfaat nyata bagi keamanan, kenyamanan, dan peningkatan kesejahteraan warga.

 

“Semoga Karya Bakti ini berjalan lancar sehingga akses jalan yang lebih baik dapat meningkatkan perekonomian warga. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan bekerja sama dengan TNI selama proses pembangunan,” ungkapnya.

 

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan sembako kepada 10 warga kurang mampu serta bantuan pendidikan bagi tiga siswa SD dan tiga siswa SMP. Penyerahan alat kerja menjadi simbol dimulainya pelaksanaan Karya Bakti TNI Tahun 2026, yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Desa Manding.