Kapolres Sumenep Dukung Insan Pers Ikuti Uji Kompetensi Wartawan 

Kapolres Sumenep Dukung Insan Pers Ikuti Uji Kompetensi Wartawan 

JAWA TIMUR264 Dilihat

Sumenep, Banuaminang.co.id ~~ Kapolres Sumenep, Madura, Jawa Timur, AKBP Edo Satya Kentriko S.H., S.I.K., M.H., terang terangan mendorong para wartawan agar mengikuti Uji Kompetensi Wartawan.

 

Orang nomor satu di Korp Bhayangkara ujung Timur Pulau Madura itu mengatakan, dengan mengikuti UKW, maka wartawan akan teruji  kompetensinya.

 

“Karena wartawan ini produknya adalah tulisan. Jadi, jangan sampai saat  memberikan informasi ke masyarakat melalui tulisan persepsinya jadi berbeda-beda karena mungkin kurang cakapnya dalam hal menulis. Makanya, perlu dengan adanya UKW ini untuk menguji kompetensinya apakah layak jadi wartawan,” kata Kapolres AKBP Edo Satya Kentriko saat acara diskusi dengan wartawan. Senin, 14/08/2023 di ruang kerjanya.

 

“Kompetensinya di cek, attitude-nya diuji, kemudian juga skilnya bagaimana, semuanya diuji. Sehingga jika sudah layak maka diterbitkanlah sertifikat sebagai wartawan,” imbuhnya.

 

Selain itu, dengan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan, maka otomatis akan meningkatkan produk jurnalistiknya dan lebih profesional.

 

“Karena wartawan itu wajib mematuhi rambu-rambu yang ada, diantaranya kode etik jurnalistik, sehingga tahu batasan-batasan yang boleh dilakukan maupun yang tidak boleh dilanggar,” imbuhnya.

 

Menurut Kapolres, menyandang status wartawan tentu tidak cukup hanya bermodal Pers Card saja, namun peningkatan kompetensi juga harus dilakukan.

 

“Sebab, karya tulis wartawan punya konsekwensi yang harus dipertanggung jawabkan dan itu sama hal-nya dengan pernyataan-pernyataan yang saya sampaikan kepada masyarakat yang juga harus dipertanggung jawabkan,” ungkapnya.

 

Oleh karenanya, adanya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) seyogyanya untuk melegalkan, karena di era saat ini semua orang harus punya sertifikasi.

 

“Mau jadi Kapolres, mau jadi atlet mau jadi guru semua ada sertifikasinya. Jangan kemudian menganggap UKW ini tidak penting,” pesannya.

 

Bahkan, Kapolres juga menyebut bahwa aturan yang akan diberlakukan kedepan akan semakin lebih ketat.

 

“Karena kedepan sertifikasi UKW akan dijadikan layaknya SIM untuk wartawan, ” sebutnya.

 

Demi meyakinkan wartawan bahwa UKW itu sangat penting, Kapolres teladan yang dikenal tawadhu’ itu akan kembali mengagendakan acara ‘Ngopi Bareng’ dengan sejumlah asosiasi kewartawanan yang sudah menjadi mitra kerja Polres Sumenep.

 

“Dalam waktu dekat kami akan mengaktifkan kegiatan ‘Ngopi Bareng’. Karena kami butuh kerjasama dengan semua asosiasi untuk memberikan edukasi kepada wartawan yang belum memiliki pemikiran untuk melaksanakan UKW,” tandasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *