IPARI Kampar Peduli, Salurkan Santunan untuk Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu Pasca Kebakaran

Riau108 Dilihat

Kuntu, BanuaMinang.co.id Kepedulian dan solidaritas kembali ditunjukkan oleh Anggota IPARI Kabupaten Kampar melalui kegiatan Pertemuan Anggota IPARI sekaligus Penyuluhan Road Go to School di Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu. (3/9/26).

 

Kegiatan tersebut menjadi semakin bermakna karena dirangkaikan dengan pemberian santunan dan bantuan perlengkapan ibadah bagi Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu yang sebelumnya mengalami musibah kebakaran asrama laki-laki.

 

Rombongan IPARI Kampar membawa bantuan berupa ratusan Al-Qur’an, ratusan kain sarung, sajadah, pakaian serta berbagai perlengkapan alat salat. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar IPARI Kampar terhadap para santri dan keluarga besar pondok pesantren yang terdampak musibah.

 

Acara diawali dengan pembukaan oleh Hj. Srifinora, S.HI., M.H., kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh H. Jalinur, S.HI.

 

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, Abuya H. Ahmad Junaidi Jamarin, atau yang dikenal juga sebagai Abuya Ahmad Junaidi.

 

Dalam sambutannya, Abuya Ahmad Junaidi tampak sangat terharu atas kedatangan rombongan IPARI Kampar. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Kehadiran IPARI bersama bantuan dan doa diharapkan menjadi “air tawar sedingin” bagi keluarga besar pondok yang sedang menghadapi musibah, sekaligus membawa keberkahan dan semangat untuk bangkit kembali.

 

Nursal: Musibah Adalah Ujian, Tetap Sabar dan Bangkit

Sementara itu, Ketua IPARI Kabupaten Kampar, Nursal, S.HI., MH, dalam arahannya menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa asrama laki-laki Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu.

 

Nursal mengajak seluruh keluarga besar pondok dan para santri untuk tetap bersabar dan kuat menghadapi cobaan tersebut.

 

“Kita turut berduka atas musibah kebakaran ini. Tetaplah sabar, karena setiap ujian yang diberikan Allah SWT pasti memiliki hikmah. Insya Allah, ujian ini menjadi jalan untuk meningkatkan derajat kita di sisi Allah,” ungkap Nursal.

 

Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin belum seberapa dibandingkan dengan kebutuhan pondok, namun yang terpenting adalah semangat kebersamaan, kepedulian dan rasa persaudaraan.

 

“IPARI Kampar hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa doa dan rasa persaudaraan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para santri dan keluarga besar Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu,” lanjutnya.

 

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Penyuluh Agama tidak hanya hadir memberikan pembinaan keagamaan, tetapi juga hadir ketika masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan membutuhkan dukungan dan kepedulian.

 

Setelah rangkaian acara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama keluarga besar Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu. Suasana penuh keakraban dan haru terasa dalam pertemuan tersebut.

 

Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama di dekat lokasi asrama yang terdampak kebakaran, sebagai simbol kebersamaan dan dukungan IPARI Kampar untuk keluarga besar Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu agar segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas pendidikan seperti sediakala.

 

IPARI Kampar Peduli: Berbagi, Menguatkan, dan Hadir di Tengah Umat.