Asal Mula Minangkabau dan Perkembangan Budayanya dari Masa ke Masa

  1. Asal Mula Minangkabau dan Perkembangan Budayanya dari Masa ke Masa

Sumatera barat, yang terkenal dengan tanah yang subur dan banyak nya pegunungan yang menyimpan kekayaan yang luar biasa. Bukan hanya hasil bumi yang banyak seperti kopi dan teh, melainkan warisan budaya yang begitu dalam maknanya. Minangkabau, nama yang sering kita dengar yang banyak menyimpan cerita yang begitu Panjang dan menarik untuk dikunjungi.

Nama Minangkabau bukan sekedar nama biasa, menurut cerita tambo yang diwariskan secara turun menurun nama Minangkabau berasal dari 2 kata, yaitu minang yang berati menang dan kabau yang berarti kerbau, kedua makna ini yang bearti kerbau yang menang.

Cerita ini bermula Ketika adanya perselisihan antara Masyarakat setempat dengan Kerajaan dari luar daerah. Konflik ini semakin rumit dan terjadi lah peperangan besar seolah tak terhindarkan. Namun, kedua belah pihak ingin mengindari pertumpahan darah yang meluas. Mereka akhirnya sepakat untuk menyelesaikan masalah melalui adu kerbau yang Dimana pihak lawan membawa seekor kerbau yang besar dan kuat. Namun,Masyarakat memiliki strategi yang sangat cerdik mereka membawa seekor anak kerbau yang tanduknya dipasangi pisau kecil. Ketika, pertandingan dimulai anak kerbau menyeruduk kerbau besar dengan keras. Karena mengira itu induknya, anak kerbau ini menyerang tanpa ampun dan hasilnya kerbau besar pun kalah. Sejak saat itu, daerah tersebut dikenal sebagai Minangkabau yang berati kerbau yang menang.

Sejarah awal Minangkabau tidak dapat dipisahkan dari asal usul nenek moyang karna ahli Sejarah mengatakan bahwa nenek moyang Minangkabau berasal dari bangsa melayu yang menempati Masyarakat Minangkabau sejak ribuan tahun yang lalu. Masyarakat Minangkabau banyak yang menetap tinggal di daerah pegunungan yang kini dikenal dengan nama wilayah daratan tinggi Minangkabau, yang meliputi tanah datar,agam dan limo puluah kota.

 

Berbagai para penelitian banyak menemukan batu basurat, arca dan sisa permukiman kuno yang menunjukan bahwa Kawasan ini dihuni sejak jaman prasejarah.masyarakat masa itu hidup dari Bertani dan berternak yang cukup sederhana namun mandiri.

Perkembangan zaman dalam Sejarah Minangkabau ini terjadi sekitar abad ke-14 dengan berdirinya Kerajaan pagaruyung. Kerajaan ini menjadi pusat pemerintahan adat dan kebudayaan Masyarakat di Minangkabau. Salah satu orang yang dikenal Bernama adityawarman seorang raja yang sangat berpengaruh dan berasil menyatukan wilayah dibawah pemerintahnya.

Pada masa itu pemerintahan adityawarman perdagangan begitu berkembang pesat. Hubungan antara Masyarakat semakin luas, membawa kemajuan ekonomi dan budaya bagi Masyarakat , yang menariknya Kerajaan Pagaruyung ini juga menunjukan bahwa Masyarakat telah mengenal system musyawarah dan pembagian kekuasaan melalui penghulu dan pemimpin adat, dalam perkembangan wilayah Minangkabau terbagi menjadi 3 daerah yang utama sebagai luan nan tigo yaitu tanah datar, agam, dan lima puluah kota. Pembagian menjadi dasar system pemerintahan adat Minangkabau hingga saat ini.

Memasuki abad-16 agama islam mulai menyebar di Minangkabau melalui jalur perdagangan. Pedagang pedagang arab dan india membawa serta ajaran islam ke tanah miangkabau.penyebaran ini secara lansung membawa kedamaian melalui perdagangan, pendidikan dan pendekatan budaya.

Para pedangan muslim tidak hanya berdagang mereka juga memperkenalkan ajaran tauhid dan cara hidup Islami.seiring berjalan waktu lahir lah tokoh agama yang mendirikan sebuah surau. Surau yang fungsinya bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat Pendidikan agama dan pembentukan karakter Masyarakat Minangkabau yang berpengaruh begitu sekali, Yang menarik dari proses masuknya islam ini Adalah terjadinya penyesuaian antara adat dan ajaran islam, seperti nilai nilai adat yang telah mengakar kuat dan tidak pernah hilang.dari proses itu terlahirlah falsafah yang dikenal “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” yang berati adat basendikan agama dan agama bersendikan al-qur’an. Falsafah ini menjadi pedoman hidup Masyarakat diminangkabau dalam menjalani kehidupan sehari hari.

Perjalanan Sejarah Minangkabau ini tak lepas dari itu saja, pada abad ke-18 sampai abad-19 munculnya pergerakan padri yang dipimpin oleh tuanku imam bonjol Gerakan ini bertujuan untuk memurnikan ajaran islam sesuai syariat.namun, pergerakan ini menimbulkan konflik dengan kaum adat yang mempertahankan tradisi lamanya.

 

Pada tahun 1803-1837, perang padri ini mengamuk di wilayah Sumatra barat. Awalnya masalah ini bersifat internal agama. Naming, seiring berjalannya waktu ini perang berubah menjadi perlawanan terhadap penjajahan belanda. Perang padri menjadi salah satu yang penting dalam Sejarah mengingat perjuangan Masyarakat Minangkabau, menunjukan semangat yang juang yang tak pernah padam dalam mempertahankan kehormatan dan kemerdekaan.

 

Penulis: Tiara Nabila Mahasiswa Sastra Minangkabau Universitas Andalas Padang.