Apakah Oknum PPK Palupuh, Seorang Tim Sukses Anggota DPRD dari PAN?

Agam, Sumatera barat2890 Dilihat

Palupuh, Banuaminang.co.id Seperti pemberitaan sebelumnya di media ini (link berita tersedia dibahagian bawah/ red). Terkait Wirman Fadli yang merupakan anggota PPK Kecamatan Palupuh yang mengunggah foto dengan salah seorang calon Wali Nagari Nan Tujuah.

 

Kemarin malam (3/6) Banuaminang.co.id mendapat informasi dan juga foto terkait hal yang diduga aneh dimana Wirman Fadli (sekarang anggota PPK/red)

ikut serta dalam acara penyerahan pokir salah satu anggota DPRD. Apakah pihak KPU Agam tidak kecolongan? Dengan melantiknya sebagai institusi yang harusnya independen dan netral.?

 

Sebelumnya Banuaminang.co.id telah menghubungi pihak KPU Agam terkait pemberitaan mengenai unggahan postingan dan berita yang tayang diportal berita ini (link berita diakhir pemberitaan/red).

 

“Kalau terkait beliau (Wirman Fadli/red) sebagai panitia Pilwana, KPU tidak masuk kesana, tapi kalau posisinya sebagai anggota PPK melanggar etik sebagai penyelenggara maka jika ada bukti tentu saja akan ditindak tegas,” ungkap Alhadi (Sabtu, 31/05).

 

Beberapa Foto tentang keakraban antara Wirman Fadli (perangkat nagari, panitia Pilwana dan anggota PPK saat sekarang ini/red) dengan Yandrizal serta dengan salah seorang anggota DPRD Agam terlihat jelas dibeberapa Poto yang diterima redaksi Banuaminang.co.id

 

Hendrizal selaku anggota DPRD Agam yang juga sekretaris DPD PAN Agam saat dikonfirmasi mengenai foto tersebut menyampaikan “Berhubung poto yang dikirim kepada saya adalah foto dibulan September 2022, dan berkaitan dengan ada foto salah seorang anggota PPK Kecamatan Palupuah, itu belum menjadi anggota PPK beliau. Dan itu adalah serahterima kegiatan pekerjan dari dinas pertanian kabupaten agam yang berasal dari pokir kita sendiri.” itulah penjelasan kita, ungkap anggota fraksi PAN ini, (Minggu, 4/6)

 

Sementara Wirman Fadli saat dimintai keterangannya melalui media WhatsApp (Minggu, 4/6) menyatakan “Kalau ndak salah poto duo tahun nan silam..” selanjutnya saat dimintai keterangannya apakah dia (WF/red) sebagai tim sukses dari anggota dewan tersebut? dan saat dimintai konfirmasinya mengenai keikutsertaan dirinya pergi ke DPMN terkait bakal calon wali nagari nan Tujuah?. Oknum PPK yang banyak jabatan ini belum menjawabnya.

 

Sebelumnya redaksi Banuaminang.co.id telah banyak mendapat informasi tentang kemesraan antara trio ini (Hendrizal, Yandrizal dan Wirman Fadli / red).

 

Dalam foto tersebut nampak jelas siapakah sebenarnya Wirman Fadli. Sesuai dengan pernyataan dari PJ Wali Nagari Nan Limo seperti pemberitaan sebelumnya “Kalau kapasitas yang bersangkutan sebagai perangkat Nagari Nan Limo dalam hal ini sebagai Walijorong Paninggiran Bawah dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi hanya sebatas pelaksana kewilayahan di wilayah jorong Paninggiran Bawah Nagari Nan Limo,” ungkapnya.

 

Hal ini tentunya berbeda dengan kenyataan yang ada di foto tersebut. Dimana Tabuah-tabuah bukanlah kampung yang ada di daerah wilayah Nagari Nan Limo, yaitunya di Nagari Pasia Laweh, begitupun dengan Sitingkai yang jelas-jelas berada dikanagarian Koto Rantang. Jadi kapasitas WF hadir di sana sebagai apakah? Apakah sebagai tim sukses.?

 

Lantaran Siwa Usman hanya selaku penjabat Walinagari Nan Limo, dimana sebelumnya nagari induk adalah Nagari Nan Tujuah. Jadi dalam hal ini tentunya yang mengizinkan WF ikut serta mendaftar di PPK tentunya atas rekomendasi Tarmizi Hakim yang mana Wali Nagari yang rencananya ikut kembali diajang pilwana ini tau-taunya mengundurkan diri dari ajang kontestan pilwana Nagari Nan Tujuah.

 

Pengunduran diri dari Tarmizi Hakim ini pun menjadi tanda tanya besar oleh masyarakat Nagari Nan Tujuah, apakah demi meloloskan Yandrizal dikarenakan satu daerah (jorong/ red) begitupun dengan tatacara ujian yang diduga penuh intrik hingga diadakan di kantor DPMN? Dan yang lebih tidak masuk akalnya adalah tentang nilai terendah oleh salah seorang putra terbaik nan Tujuah yang berijazah S2. Begitupun dengan nilai tertinggi yang diraih oleh Bacalon yang cuma berijazah SLTP. Apakah ini tidak gila, dan apakah ini tidak ada kaitannya dengan pileg dan pilkada 2024 nantinya, ujar salah seorang tokoh masyarakat kepada Banuaminang.co.id secara berapi-api dan emosi. (Narasumber tidak mau namanya dituliskan, sesuai kode etik jurnalistik/red)

 

Kasihan kita sama si Rio (Rio Afriadi, S.Si. M.Pd,/ red) padahal waktu baralek pesta perkawinannya Bupati Agam yang juga Ketua DPD PAN Agam, ikut hadir diacara pesta pernikahannya, dalam hal ini… Kami masyarakat menyangka bahwa AWR sangat dekat dengan si Rio… Tau-taunya….politik memang kejam, lanjutnya.

 

Sementara itu narasumber lainnya sebut saja Mr. X karena dia pun tidak mau diketahui namanya menyampaikan kepada Banuaminang.co.id beberapa pertanyaan yang membuat kami Banuaminang.co.id tertegun dan tidak bisa atau belum bisa menjawabnya:

 

1. Kenapa Tarmizi Hakim mundur, apakah disuruh untuk mundur?

2. Kenapa ketua panitia waktu akan seleksi ujian tertulis, (padahal undangan sudah ditandatangani oleh ketua pilwana) mengundurkan diri dan Yandrizal meminta diundur ujian tes tertulis? Apakah ini skenario?

3. Kenapa ujiannya mesti di kantor DPMN, kenapa tidak di kantor wali nan Tujuah?

4. Kenapa seorang anak muda yang energik dan berijazah S2 dikalahkan oleh pria separuh baya berijazah SLTP, apakah soal ujian tidak bocor?

5. Ingat bahwa Hendrizal sangat dekat dengan Yandrizal. Dan begitupula dengan AWR, karena satu partai dan juga ingat kedekatan AWR dengan DPMN.!!

 

4 pertanyaan dan satu seruan membuat kami selaku jurnalis menjadi terhenyak.. ternyata kami perlu lagi banyak belajar dengan Mr X. Akankah misteri ini terpecahkan, Wallahu alam…

 

Pagi hari ini Senin (5/6) Wirman Fadli menyatakan kepada Banuaminang.co.id memang benar pada tanggal 31 Mei 2023 bersama dengan Yandrizal ke Lubuk Basung yaitunya ke DPMN. “Saya ikut menumpang dengan Yandrizal, karena saya ada urusan ke dinas catatan sipil,” ungkapnya.

 

Sementara mengenai kedekatannya dengan Hendrizal, “kita menjalin silahturahmi dan berharap pokok pikirannya (Hendrizal/red) dapat diberikan kekampung kita (paninggiran bawah/red). Terang Wirman.

 

“Memang benar, rekomendasi untuk mengikuti tes ujian PPK diizinkan oleh walinagari Nan Tujuah (sewaktu masih nagari induk, atau sebelum peresmian Nagari Nan Limo.” Tutupnya.

 

(iing chaiang)

 

Referensi berita terkait :

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *