Elegi Ranah Terkoyak

Puisi dan Sastra112 Dilihat

Elegi Ranah Terkoyak

by Bumiara 

 

Biarkan saja mereka

anak sago di talang rantau,

Tumbuh bayang-bayang

tanpa akar yang kuat

 

Ranah ini mengandung doa,

Pada sawah, surau, dan lidah ibu

Kini ia di injak langkah yang lupa arah pulang

 

Kami tak mengejar

dengan amarah atau sumpah,

Cukup titipkan

nama Minang pada angin

Suatu hari pasti singgah di dada mereka

 

Jika kelak mereka kembali,

Jangan sambut dengan sorak.

Suruh dengarkan sunyi kawah Marapi

Tempat api mengajar arti kesombongan

 

Dan bila tinggal

hanya tulang belulang

Biarlah kami basuh

di Talago Kumbang dan Dewi

 

Air yang masih hafal

cara memaafkan.

Di Singgalang kami tanam kembali ingatan

Bahwa ranah ini

tak pernah menolak anak

 

Hanya meminta

mereka pulang

sebagai manusia

yang tahu dari mana

ia pernah diciptakan.