Wawako Ibnu Asis Serahkan Zakat kepada 175 Mustahik Kota Bukittinggi

Bukittinggi161 Dilihat

Bukittinggi, BanuaMinang.co.id Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan zakat kepada 175 mustahik di Kota Bukittinggi. Penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di Aula Kantor BAZNAS Kota Bukittinggi, Senin, 16 Februari 2026.

 

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, apresiasi kepada BAZNAS Kota Bukittinggi atas konsistensinya dalam mengelola dan menyalurkan zakat kepada masyarakat. Zakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi instrumen sosial untuk mengurangi kesenjangan.

 

“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para mustahik, baik untuk kebutuhan kesehatan maupun menunjang usaha dan kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup penerima manfaat,” ujar nya.

 

Wawako juga mengajak masyarakat, khususnya aparatur sipil negara, pelaku usaha dan Muzakki di Kota Bukittinggi untuk terus menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS. Pengelolaan zakat yang terorganisir diharapkan lebih tepat sasaran dan memberi dampak lebih luas bagi kesejahteraan umat.

 

“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Jika dikelola dengan baik, zakat mampu membantu mengentaskan kemiskinan dan memperkuat perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

 

Ketua BAZNAS Kota Bukittinggi, Yandri Gusdianto, menjelaskan, penyaluran zakat kali ini merupakan periode ketiga tahun 2026. Total zakat yang disalurkan mencapai Rp118.800.000 dan diberikan kepada 175 mustahik yang terbagi dalam tiga program, yakni Bukittinggi Sehat sebanyak 2 orang, Bukittinggi Peduli (bantuan biaya hidup) sebanyak 11 orang, serta Bukittinggi Makmur sebanyak 162 orang.

 

“Bantuan zakat ini merupakan bentuk kepedulian dan ikhtiar bersama antara para muzakki, BAZNAS, serta Pemerintah Kota Bukittinggi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan meringankan beban ekonomi penerima manfaat,” ujarnya.

(Diskominfo)