PARIAMAN, –Banuaminang.co.id – Mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0308/Padang Pariaman, Danramil 01/Pariaman Kapten Arm Azral Koto menghadiri kegiatan Gladi Lapangan (Field Training Exercise/FTX) Kesiapsiagaan Simulasi Evakuasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami, yang dilaksanakan di Lapangan JoSal Football Academy, Desa Cubadak Air Utara, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Rabu (30/09/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi dan tsunami, khususnya di wilayah pesisir Sumatera Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, S.P., Sestama BNPB Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Pabandya Lat Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Letkol Inf Trijoyo yang mewakili unsur Kodam XX/TIB, perwakilan Lanud Sultan Sjahrir, Wali Kota Pariaman Yota Balad, S.STP., M.Si., Danramil 01/Pariaman Kapten Arm Azral Koto mewakili Dandim 0308/Padang Pariaman, Sekda Kota Pariaman, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya.
Turut hadir perwakilan Basarnas, BPBD, ESDM, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BMKG, DKP, PMI, SDABK, PMIBMKCTR, Ketua Baveti Kota Pariaman, Ketua Baveti Pusat Dr. Theo Leo Sambuaga, MIPP, Kapolres Pariaman atau yang mewakili, Kajari Pariaman atau yang mewakili, serta undangan lainnya.
Dalam pelaksanaan simulasi, seluruh unsur dilibatkan sesuai tugas dan fungsi masing-masing, mulai dari operasi pencarian dan pertolongan, evakuasi masyarakat, pelayanan kesehatan, pengelolaan pengungsian, penyediaan logistik, hingga tahapan pemulihan pascabencana.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam arahannya menyampaikan bahwa simulasi tanggap darurat evakuasi bencana gempa bumi dan tsunami ditetapkan dalam skenario selama 30 hari. Dalam pelaksanaannya, seluruh bidang diharapkan menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing, baik dalam pencarian dan pertolongan, pemulihan, kesehatan, logistik maupun penanganan bidang lainnya.
Usai pelaksanaan simulasi, Gubernur Sumatera Barat bersama rombongan meninjau sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari skenario penanggulangan bencana, di antaranya posko evakuasi bencana, pos kesehatan, lokasi pengungsian, serta pos pencarian dan pertolongan.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sambutan Wali Kota Pariaman, sambutan Sestama BNPB, sambutan Gubernur Sumatera Barat, serta pembagian sembako kepada peserta simulasi bencana gempa bumi dan tsunami.
Kehadiran jajaran TNI, baik dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol maupun Kodim 0308/Padang Pariaman, merupakan bentuk sinergitas TNI bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam mendukung upaya penanggulangan bencana.
Melalui kegiatan Gladi Lapangan (FTX) tersebut, diharapkan terbangun koordinasi, komunikasi dan kesiapsiagaan yang semakin baik antarinstansi, sehingga seluruh unsur memiliki kesiapan dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi dan tsunami serta mampu memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat secara cepat dan terpadu.
Selama kegiatan simulasi berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
(Armenkoto)






