Solok, BanuaMinang.co.id — Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah rawan banjir bandang, yakni Nagari Saniangbaka, Muaro Pingai, dan Paninggahan di Kecamatan Junjung Sirih pada Jumat (02/01/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Solok, menyusul masih tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak pagi hari.
Dalam kunjungannya, Wakil Bupati Candra melihat secara langsung kondisi sungai yang debit airnya terus meningkat, serta dampak erosi akibat luapan air. Ia juga mengapresiasi aksi cepat tanggap PT. PLN (Persero) yang segera melakukan pemindahan tiang listrik yang terdampak erosi dan dinilai membahayakan karena debit air telah mencapai badan jalan.
Wabup Candra menyampaikan bahwa penanganan darurat terus dilakukan secara terkoordinir dan lintas sektor. Ia didampingi oleh Purnomo dari PT Adhi Karya serta Joko Fernandes dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang dalam meninjau titik-titik kritis aliran sungai.
“Untuk penanganan sementara, hari ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok, Effia Vivi Fortuna, ST, MM, telah mengamankan rumah warga yang jebol akibat terjangan banjir di wilayah Muaro Pingai dan Paninggahan,” ujar Wabup Candra.
Lebih lanjut, Wabup Candra menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kondisi lapangan. Melalui sambungan video call via WhatsApp, Kepala Dinas PUPR melaporkan bahwa debit air kembali meningkat di Nagari Paninggahan. Oleh karena itu, diperlukan penambahan alat berat untuk penanganan darurat di wilayah Muaro Pingai dan Paninggahan guna meminimalisir dampak lanjutan.
Pada pukul 14.30 WIB, Wakil Bupati Solok berada langsung di lokasi Batang Paninggahan untuk memantau intensitas aliran sungai. Dari hasil pantauan tersebut, debit air terpantau cukup besar dan berpotensi menimbulkan banjir susulan.
“Masyarakat yang berada di sekitar daerah aliran sungai, kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila diperlukan, lebih baik mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman, mengingat curah hujan masih tinggi dan kondisi Batang Paninggahan, Batang Muaro Pingai, Batang Saniangbaka, serta beberapa sungai lainnya saat ini sudah mengalami kenaikan debit air,” tegas Wabup Candra.
Pemerintah Kabupaten Solok, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, untuk melakukan langkah-langkah penanganan darurat, serta memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
(Diskominfo)






