Tunda Bayar Tiga Tahun Berturut-turut, GMNI Bengkalis: Gagal Tata Kelola Keuangan TAPD Mengawal Kebijakan Bupati

Riau109 Dilihat

Bengkalis, BanuaMinang.co.id DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bengkalis menyoroti tunda bayar anggaran yang terjadi selama tiga tahun berturut-turut di Kabupaten Bengkalis. Kondisi ini dinilai berdampak pada realisasi program unggulan Bupati Bengkalis, Kasmarni. Salah satu program yang terdampak adalah beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi dan kurang mampu, yang seharusnya terealisasi setiap tahun namun tidak terealisasi 2025 lalu.

 

Hal itu diutarakan Sekretaris DPC GMNI Bengkalis, Asrul kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).

 

Menurutnya, program beasiswa merupakan hak bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi dan kurang mampu untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik. Dengan Tidak terlaksananya program ini pada tahun 2025 berdampak serius pada pencapaian visi dan misi bupati di bidang pendidikan.

 

Kondisi ini menurutnya merupakan kegagalan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam melaksanakan kebijakan bupati terkait penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

 

“Tunda bayar yang terjadi selama tiga tahun berturut-turut menunjukkan buruknya tata kelola keuangan yang dilakukan oleh TAPD dalam mengawal kebijakan bupati dan diperparah lemahnya kontrol serta pengawasan DPRD mulai dari tahapan penyusunan APBD hingga realisasi,” jelas Asrul.

 

Ia menambahkan, evaluasi dalam penyusunan APBD sebaiknya dilakukan oleh eksekutif dan legislatif untuk memastikan program bupati dapat terealisasi secara maksimal.

 

“Harus dilakukan evaluasi terhadap semua kebijakan penganggaran. Jangan hanya berorientasi pada kegiatan proyek dan seremonial semata yang impactnya belum tentu dirasakan luas oleh masyarakat,” tegasnya.

 

Asrul berharap evaluasi benar benar dilakukukan oleh bupati terkait kesalahan penganggaran oleh TAPD agar visi misi Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan yang menjadi program program unggulan bupati dapat tercapai.

 

“Kedepan kami ingin tunda bayar ini segera terselesaikan dengan metode penganggaran yang tepat dan jangan kesampingkan program beasiswa bagi pelajar dan mahasiswanya,” pinta Sekretaris GMNI Bengkalis ini. (Red)