Setelah Tiga Hari Pencarian, Anak yang Dilaporkan Hilang di Toboh Gadang Timur Ditemukan Meninggal Dunia

PADANG PARIAMAN, –Banuminang.co.id — Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, seorang anak laki-laki bernama Muhammad Helmi, berusia sekitar 2 tahun, yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga hanyut di aliran sungai di Korong Toboh Baru, Nagari Toboh Gadang Timur, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung, Sertu Topitman, turut terlibat dalam upaya pencarian bersama tim SAR gabungan, unsur TNI-Polri, pemerintah setempat, serta masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 22 Oktober 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan informasi dari Wali Korong Toboh Baru, saat kejadian ibu korban pergi mandi ke kamar mandi dan menitipkan korban kepada neneknya.

Setelah selesai mandi, ibu korban mendapati anaknya sudah tidak berada di dalam rumah. Ketika itu, pintu rumah diketahui dalam keadaan terbuka. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui sering pergi ke tepi sungai, sementara jarak rumah korban dengan sungai diperkirakan sekitar 20 meter.

Mengetahui korban tidak ditemukan, pihak keluarga bersama masyarakat sekitar segera melakukan pencarian di sekitar rumah dan sepanjang tepi sungai. Upaya pencarian kemudian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Basarnas, TNI melalui Babinsa, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, serta masyarakat setempat.

Setelah pencarian berlangsung selama tiga hari, korban akhirnya ditemukan di antara semak belukar dan ranting-ranting di Korong Toboh Durian, dengan jarak sekitar 600 meter dari lokasi awal kejadian.

Saat ditemukan, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat setempat. Kehadiran Babinsa bersama unsur terkait dalam proses pencarian merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat serta mendukung penanganan kejadian di wilayah binaan.

Dengan ditemukannya korban, proses pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan dan masyarakat setempat berakhir. Pihak keluarga kini berduka atas kehilangan anak mereka yang masih berusia sekitar dua tahun.

(Armenkoto)