Lintas Komunitas Peduli Bencana Di Sumatra Barat

Sumatera barat371 Dilihat

 

Pasaman, Banuaminang.co.id ~~ Tentu masih ingat kita pada tanggal 25 Februari 2022 lalu yang terjadi di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat dapat musibah bencana gempa juga longsor (galodo). Dan banyak rumah yang rusak bahkan merenggut nyawa masyarakat yang terdampak musibah gempa tersebut.

 

Pada hari ini minggu 13 Maret 2022 Tersentuh hati Lintas Komunitas yang berdonasi untuk bencana alam yang terjadi di Kabupaten Pasaman-Pasaman Barat ungkap salah seorang pengurus Lintas Komunitas yang berdonasi tidak mau disebutkan namanya ke awak media Banuaminang.co.id di lokasi.

 

Kami yang berdonasi untuk penggalangan dana peduli bencana sumbar ini ada 5 Komunitas dan juga salah satu usaha plastik di Bukittinggi serta ikut berpartisipasi perantau dari Malaysia.Dengan mengumpulkan dari wadah masing masing Komunitas.

Adapun Komunitas tersebut ialah: PSSN Korwil Sumbar, DDN Sumbar, BHC Korwil Curup, SLMR Musi Rawas, STIN Sumbar, Azha Malaysia danJasa Saudara Plastik Bukittinggi.

 

Dan aksi turun kejalan satu hari di simpang gadut km 5 Lintas Bukittinggi-Medan lanjut ungkap salah satu pengurus Komunitas kepada awak media Banuaminang.co.id yang tak mau disebutkan namanya tadi.

 

 

Adapun lokasi kita serahkan donasi tersebut ada di dua titik.Titik pertama kita langsung kepusat gempa dan kemasyarakat yang terdampak bencana alam di Kampung Simpa Rayo Jorong Satu Simpa Rayo Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Titik kedua kampung Guguang Tinggi jorong dan kecamatan masih sama.

 

Joni Iskandar sebagai ketua relawan dikampung Simpa Rayo Dan Kampung Pisang yang terdampak bencana alam tersebut menyatakan, “Yang terdampak kerusakan parah masyarakat sekitar 800 KK kurang lebih,” ungkap Joni Iskandar.

 

Lanjut salah satu pengurus Komunitas menyampaikan. “Kami ucapkan kepada seluruh lintas Komunitas yang ikut peduli bencana Sumbar di Pasaman. Semoga menjadi ladang amal buat kita semua. Dan kedepannya semakin kompak walaupun kita berbeda Komunitas,” ungkapnya.

 

Semoga kegiatan kemanusiaan seperti ini hendaknya berlanjut dan dapat memperkuat rasa solidaritas dan kemanusiaan kita dalam berkomunitas, tutupnya. (iyas kari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *