Doloksanggul, BanuaMinang.co.id — Pembangunan infrastruktur terutama jalan penghubung antar wilayah dan desa disekitar kabupaten sangat penting ditingkatkan sebagai upaya memperlancar transportasi dan mempersingkat waktu tempuh sebab suatu wilayah dengan infrastruktur jalan yang buruk maka akan sangat berpengaruh terhadap maju atau tidaknya suatu daerah, seperti halnya dalam pemantauan kami dari lembaga Independen Pembawa Suara Transparansi (INPEST) pada jalur jalan kabupaten yang menghubungkan Ibu kota Humang Hasundutan Doloksanggul menuju kecamatan Sijamapolang atau desa Bonandolok memprihatinkan.
Dengan ruas jalan banyak yang rusak, berlobang dan aspalnya tergerus, berdasarkan pengamatan kami rusaknya jalan akibat aspal rusak oleh genangan air yang berasal dari perbukitan sekitanya disebabkan tidak adanya sistem drainase yang baik sehingga air langsung menggenangi jalan, sebagaimana di ketahui bahwa aspal sangat mudah rusak oleh genangan air.
“Untuk itu, kami sarankan agar pemerintah kabupaten Humbang Hasundutan segera memperbaiki jalan dengan sistem drainase yang baik dan disarankan penggunaannya dengan sistem semenisasi beton Rigid agar supaya ketahanannya dapat dioptimalkan dan bertahan lama, dengan harapan Bupati Humbang Hasundutan dapat menyurati PU Nasional untuk mengucurkan proyek program Pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IPJD) sehingga dana APBN dapat dikucurkan untuk beberapa daerah yang dianggap mendesak,” demikian di sampaikan oleh Ir. Marganda Simamora. SH. M. Si kepada wartawan. Selasa (6/01/2026) melalui press release via whatsapp.
Diakhir, Ganda menambahkan akibat jalan rusak berat tersebut jarak waktu yang seharusnya 25 Menit dari Doloksanggul ke Bonandolok menjadi 60 hingga 75 menit dan dengan penuh Kehati – hatian, sebab waktu hujan jalan digenangi dan dilalui air deras. (Rm/*)






