GALODO TERJANG AROSUKA, KABUPATEN SOLOK

Kabupaten Solok205 Dilihat

Kabupaten Solok –BanuaMinang.co.id Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam. Material berupa lumpur, batu dan kayu menerjang kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok serta sejumlah kawasan warga.

Kawasan Kompleks Kantor Bupati Solok di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, menjadi salah satu lokasi terdampak. Material lumpur, batu besar dan kayu masuk ke kawasan perkantoran.

Sejumlah kantor pemerintahan dilaporkan terdampak, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang serta kawasan DPRD Kabupaten Solok.

Galodo juga berdampak di Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang. Satu jembatan dilaporkan putus dan sejumlah rumah serta warung warga terdampak.

Material galodo menutup badan Jalan Solok–Padang di kawasan Arosuka, sehingga akses kendaraan dari kedua arah untuk sementara tidak dapat dilalui.

Kasat Lantas Polres Solok mengimbau pengendara tidak memaksakan diri melewati lokasi terdampak dan menggunakan jalur alternatif melalui Padang Panjang.

Berdasarkan pendataan sementara BPBD Sumatera Barat hingga Selasa dini hari, empat warga dilaporkan terdampak dan mengalami luka atau keluhan akibat bencana. Salah satu korban dirujuk ke RS Semen Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Pendataan dan asesmen masih berlangsung sehingga informasi korban maupun kerusakan dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan.Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Damkar, pemerintah daerah dan unsur terkait masih melakukan pembersihan, evakuasi serta pendataan di sejumlah titik terdampak.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi diminta menjauhi kawasan terdampak, tidak mendekati aliran air dan material longsoran, serta tetap waspada terhadap kemungkinan galodo susulan, terutama karena kondisi cuaca masih hujan.

BanuaMinang.co.id mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi dan arahan resmi dari petugas di lapangan.Data akan terus diperbarui sesuai informasi resmi dari pihak berwenang.

M.Sauki