Padang Pariaman – BanuaMinang.co.id – Hampir setiap pekan masyarakat disuguhi kabar tawuran remaja di berbagai wilayah Padang Pariaman. Malam yang seharusnya menjadi waktu istirahat berubah menjadi jam-jam yang membuat orang tua cemas. Belum lagi ancaman narkoba yang perlahan merusak masa depan anak-anak kita.
Selama ini, solusi yang muncul hampir selalu sama: razia, patroli, penangkapan, lalu selesai. Beberapa hari kemudian, kejadian serupa kembali terulang. Artinya, kita masih sibuk memadamkan api, tetapi belum memperbaiki sumber yang menyalakannya.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sudah saatnya menghadirkan sebuah terobosan. Salah satunya adalah meluncurkan “Anugerah Nagari Aman dan Korong Tangguh”, sebuah penghargaan bagi nagari dan korong yang berhasil menekan tawuran, mencegah narkoba, dan membina generasi muda secara nyata.
Jangan biarkan nagari hanya berlomba membangun jalan, drainase, atau gapura. Semua itu memang penting, tetapi ada yang jauh lebih berharga, yaitu menyelamatkan masa depan anak-anak Padang Pariaman.
Bayangkan jika setiap wali nagari, kepala korong, niniak mamak, alim ulama, bundo kanduang, tokoh pemuda, sekolah, hingga masyarakat memiliki satu tujuan yang sama: menjadi nagari paling aman dan paling berhasil membina generasi mudanya. Kompetisi seperti ini akan melahirkan inovasi, kepedulian, dan semangat gotong royong yang luar biasa.
Tentu penghargaan tidak boleh diberikan hanya karena angka kasus terlihat rendah. Penilaian harus dilakukan secara objektif, berdasarkan program pembinaan, kegiatan kepemudaan, patroli masyarakat, kerja sama dengan aparat, serta penurunan kasus yang benar-benar terverifikasi. Dengan begitu, tidak ada ruang untuk menutupi masalah demi mengejar penghargaan.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah dapat memberikan tambahan anggaran pembangunan, bantuan fasilitas olahraga, rumah kreatif pemuda, atau program prioritas lainnya. Dengan cara ini, keamanan bukan lagi dianggap sebagai urusan aparat semata, melainkan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat nagari.
Mencegah tawuran dan narkoba jauh lebih murah daripada menangani korban, proses hukum, atau kehilangan satu generasi muda. Setiap anak yang berhasil diselamatkan adalah investasi bagi masa depan Padang Pariaman.
Bupati Padang Pariaman memiliki kesempatan untuk melahirkan sebuah kebijakan yang bukan hanya dikenang selama masa jabatan, tetapi juga meninggalkan warisan sosial yang berdampak panjang. Jika setiap nagari berlomba menjaga generasinya, maka kemenangan terbesar bukanlah piala atau penghargaan, melainkan lahirnya generasi yang berakhlak, berprestasi, dan bebas dari kekerasan serta narkoba.
Sudah saatnya Padang Pariaman dikenal sebagai kabupaten yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia. Sebab daerah yang hebat bukan diukur dari banyaknya bangunan yang berdiri, melainkan dari banyaknya generasi muda yang berhasil diselamatkan.
(Tim ArmenKoto)



