Bandar Sabu dan Judi Tebak Ikan di Laucih Kuta Pancur Batu Dibiarkan Merusak Generasi Penerus Bangsa

Sumut42 Dilihat

Medan, BanuaMinang.co.id Polsek Pancur Batu yang di pimpin oleh Kompol Djanuarsa diduga mandul dan terkesan melindungi 3 lokasi barak narkoba yang berada di Jalan Raja Jenggi Purba Atau yang sering di sebut sebut Laucih Kuta yang berada di Kecamatan Pancur Batu.

 

Pasalnya, sampai hari ini di kepemimpinan Kapolsek Kompol Djanuarsa dan Kanit Iptu Reskrim Elia karo karo tempat nyabu dan berganja paling ramai di kunjungi dan paling aman di Deli Serdang tersebut beroperasi terang terangan 24 Jam nonstop dan tidak pernah digerebek bahkan ditangkap bandar besarnya yang diduga berinisial Dar alias mi alias Darpat alias Tat.

 

Dalam sehari omset pria berinisial Darmi diduga bisa mencapai ratusan juta rupiah belum lagi tempat penampungan barang diduga hasil curian yang bisa mencapai puluhan juta rupiah dalam seharinya. Selain itu, pria berinisial Darmi juga disinyalir diduga memperjual belikan judi togel yang hanya dibuka pada malam hari agar tidak terpantau dari petugas.

 

Menurut informasi yang kami dapatkan pada minggu 31 Agustus 2025 bahwa pria berinisial Darmi tersebut diduga kuat merupakan bandar besar sabu dan ganja di Laucih Kuta. Orang tersebut sangat sulit ditangkap bahkan beredar kabar bahwa orang tersebut punya bekingan oknum Petugas yang tinggal di Kota Medan.

 

“Kabarnya ada keluarganya seorang oknum Petugas, itu katanya yang selalu memberikan informasi apabila ada petugas yang ingin melakukan rajia ke laucih kuta atau pun ingin menangkap anggotanya yang mengecer sabu di dekat rumahnya. Makanya sampai sekarang dia tidak pernah ditangkap padahal ada diduga tiga barak narkoba yang dia kelola di Jalan Raja Jenggi Purba atau Laucih Kuta. Kami meminta Bapak Kapolda Sumut, Bapak Dir Narkoba Polda Sumut dan Bapak Kapolresatbes Medan segera menangkapnya, karena akibat ulah dia rusak warga Kecamatan Pancur Batu ini, disana katanya tempat nyabu paling aman, bawah pokok pisang, kuburan dan di kandang ayam, itu semua kabarnya diduga sabu pria berinisial Dar alias mi yang dijual disana, selain sabu nya tidak ada yang bisa beredar disana,” ujar seorang sumber yang meminta idenditasnya dirahasiakan demi keamanan.

 

Sementara Itu, Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Thommy Aruan, S.H., S.I.K., M.H Saat di konfirmasi hanya terlihat ceklis satu diduga sudah memblokir wa wartawan yang mengkonfirmasi hal tersebut kepadanya.

 

Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak yang juga kami konfirmasi belum terlihat memberikan tanggapan terkait hal tersebut. (ld)