Bahan Baku Plastik Naik Hingga 11% Akibat Perang Iran

Headline121 Dilihat

Banuaminang.co.id–Sebagai salah satu negara dengan cadangan minyak bumi dan gas alam terbesar di dunia terbesar ke-4 untuk minyak, ke-2 untuk gas, Iran memiliki industri petrokimia yang kuat yang memproduksi berbagai bahan baku plastik.

 

Berikut adalah poin-poin penting mengenai peran Iran sebagai penghasil bahan baku plastik:

Produksi Bahan Baku: Iran memproduksi berbagai jenis polimer/plastik, terutama Polyethylene (PE), Polypropylene (PP), Polystyrene (PS), Polyvinyl Chloride (PVC), dan ABS.

 

Kapasitas Produksi: Kapasitas produksi polimer Iran cukup besar, bahkan dilaporkan mencapai 8,7 juta ton per tahun dan diproyeksikan terus meningkat.

 

Ekspor Utama: Bahan baku plastik merupakan salah satu komoditas ekspor utama Iran, dengan negara tujuan seperti Cina, India, Turki, dan negara-negara di Asia Tengah serta Eropa.

Perusahaan Utama: Beberapa Produsen Petrokimia terbesar di Iran yang memproduksi bahan baku plastik meliputi Jam Petrochemical, Marun, Bandar Emam, Arya Sasol, Shazand, Ilam, dan Tabriz Petrochemical.

 

Insiden Industri: Sebagai produsen besar, infrastruktur ini sering menjadi pusat perhatian, salah satunya adalah laporan mengenai insiden di Pabrik Polimer di kawasan industri Abadan.

Kenaikan ini terlihat di toko grosir plastik di Sumatera Barat, plastik PE yang tadinya 1 Kg dengan harga Rp. 29.000,- hingga 32.000,- sekarang tembus harga Rp. 43.000,- hingga Rp. 45.000,-

Singkatnya, Iran memanfaatkan kekayaan gas dan minyaknya untuk menjadi produsen polimer dan bahan baku plastik yang andal di Pasar Global.

Sumber : Plastindo

 

News Feed