Pesisir Selatan, BanuaMinang.co.id —Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kambang, Pesisir Selatan melaksanakan serangkaian kegiatan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan kader kesehatan setempat dan mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pemeriksaan tinggi badan dan berat badan (TB/BB) pada balita sebagai upaya pemantauan tumbuh kembang anak. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan terjadinya gangguan pertumbuhan, seperti stunting atau gizi kurang. Data yang diperoleh dicatat dan disampaikan kepada orang tua sebagai bahan evaluasi perkembangan anak.
Selanjutnya, dilakukan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita. PMT yang diberikan merupakan makanan bergizi yang disesuaikan dengan kebutuhan usia balita, dengan tujuan membantu memenuhi asupan nutrisi harian serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Kegiatan ini juga disertai dengan penjelasan singkat kepada orang tua mengenai pentingnya pola makan sehat dan seimbang bagi anak.
Selain kegiatan untuk balita, mahasiswa KKN juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, serta tekanan darah. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan peserta dan mendeteksi secara dini risiko kesehatan, seperti hipertensi atau gangguan nutrisi, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan.
Mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai penggunaan obat yang baik dan benar kepada masyarakat. Edukasi ini mencakup cara penggunaan obat sesuai dosis, waktu konsumsi, serta pentingnya cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa (KLIK) saat akan menggunakan obat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan obat secara aman dan rasional.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ditutup dengan pemberian bubur ketan hitam kepada seluruh peserta sebagai makanan tambahan. Pemberian bubur ketan hitam ini bertujuan untuk membantu mengembalikan energi peserta setelah mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan, sekaligus memberikan asupan bergizi yang bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan peserta serta mendorong partisipasi dan antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Penulis: Angelina Julianda Mahasiswa Ilmu sejarah Universitas Andalas.

