Palembayan, BanuaMinang.co.id — Kapolda Sumatera Barat Irjen pol. Gatot tri suryanta bersama Dansat Brimob Polda Sumbar kombes pol. Lukman Syafri Dandel Malik , turut membantu dan memimpin pelaksanaan pemakaman massal enam (6) korban bencana galodo yang ditemukan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini turut dihadiri unsur Muspika Kabupaten Agam sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan negara kepada warganya yang menjadi korban bencana alam.
Dalam prosesi tersebut, Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes pol. Lukman syafri dandel malik ,mengerahkan seluruh personel Brimob yang BKO di wilayah Palembayan untuk membantu pelaksanaan pemakaman massal para korban.
Langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam penanganan bencana, di mana Korps Brimob Polri berada di garis terdepan sebagai bagian dari Satgas Penanggulangan Bencana Alam.
Kapolda Sumbar dalam kesempatan itu menyampaikan pesan moral kepada seluruh personel yang terlibat, dengan mengutip pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto:
“Kalau tidak bisa bantu banyak orang, bantulah beberapa orang. Kalau tidak bisa bantu beberapa orang, bantulah satu orang. Kalau tidak bisa bantu satu orang, minimal jangan menyulitkan atau menyakiti orang lain.”
Pesan tersebut, kata Kapolda, menekankan pentingnya kontribusi sekecil apa pun dalam membantu masyarakat, khususnya di tengah situasi bencana, serta menghindari tindakan yang justru menambah beban penderitaan korban.
Kapolda juga menegaskan kepada seluruh personel agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan, bukan semata karena perintah pimpinan.
“Bekerjalah dengan sesungguh hati. Setiap amal perbuatan, sekecil apa pun, akan dibalas oleh Allah SWT,” ujar Kapolda Sumbar.
Pemakaman massal ini berlangsung dengan khidmat dan penuh duka, menjadi simbol penghormatan terakhir negara kepada para korban bencana galodo di Kabupaten Agam, sekaligus penguatan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat dan kemanusiaan.
(Ade)






