Pekanbaru, BanuaMinang.co.id – Haru dan harapan menyatu dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Produsen Bukit Batu Darul Makmur (BBDM) di Hotel Furaya, Pekanbaru, 24–25 April 2026. Di tengah duka kepergian pemimpin sebelumnya, Ismail, koperasi justru menemukan titik cerah.
Acara RAT tahun buku 2025, yang dibuka pada Jumat (24/04/2026) malam di hotel Furaya Pekanbaru, dihadiri oleh Perwakilan Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi Provinsi Riau, Irawati, Plt Ketua Koperasi BBDM Husni Libra, Anggota DPRD Bengkalis Asep Setiawan, Kapolsek Bukit Batu Al Imran, Panitia Pelaksana RAT terdiri dari Ketua Hendri, Sekretaris Rajunel dan jajaran, puluhan kelompok tani yang mewakili seluruh anggota Koperasi, serta undangan lainnya.
Puncak acara pada, Sabtu (25/04/2026) siang Husni Libra resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua BBDM untuk periode 2026–2031. Keputusan ini lahir dari musyawarah terbuka yang penuh pertimbangan.
Dari total 42 kelompok tani, sebanyak 29 kelompok hadir—memenuhi kuorum. Masing-masing ketua kelompok membawa mandat mewakili sekitar 20 anggota, sehingga setiap suara memiliki bobot kolektif yang kuat. Dukungan terhadap Husni Libra mengalir deras: 26 kelompok tani menyatakan dukungan penuh terhadap sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) ketua tersebut.
Sidang yang dipimpin oleh Jasman, Akhsar Bone, dan Hendri sempat membuka ruang usulan calon ketua. Dua nama muncul: Husni Libra dan Sulaiman. Forum menunggu dinamika, namun situasi berubah cepat.
Sulaiman, yang namanya diusulkan sebagai calon, secara tegas menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan. Keputusan itu sontak membuat forum mengerucut pada satu nama. Dengan hanya satu kandidat, pimpinan sidang kemudian menetapkan Husni Libra sebagai ketua terpilih secara aklamasi. Ketukan palu sidang menjadi penanda lahirnya kepemimpinan baru bagi BBDM untuk lima tahun ke depan.
Bagi sebagian anggota, ini bukan sekadar formalitas, melainkan konsensus yang lahir dari kebutuhan akan stabilitas dan kesinambungan organisasi di tengah tantangan.
Dalam sambutannya, Husni Libra mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyadari amanah itu berat, terutama dalam melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari almarhum Ismail.
“Kami mengenang sosok Ismail sebagai figur yang banyak memberikan tunjuk ajar. Nilai-nilai kepemimpinan dan kebersamaan yang diwariskan menjadi bekal penting dalam mengarungi periode kepemimpinan ke depan,” ujarnya.
Kini, dengan kepemimpinan baru yang telah ditetapkan untuk periode 2026–2031, harapan anggota kembali terpatri. Di tengah duka yang belum sepenuhnya reda, BBDM melangkah ke babak baru dengan tekad menjaga persatuan dan mendorong kesejahteraan anggotanya. (Rm)
