Wujud Kepedulian Terhadap Rumah Ibadah, POS GRIMBUN SATGAS YONIF RK 114/SM Laksanakan Karya Bakti

Tak Berkategori377 Dilihat

 

Silan Nduga, BANUAMINANG.CO.ID – Prajurit TNI Satgas Yonif Raider Khusus 114/ Satria Musara dipimpin oleh Letda Inf Fauzi selaku Dantim 2 Pos Grimbun melaksanakan Kegiatan pengecatan Gereja sebagai wujud kepedulian terhadap rumah ibadah yang digunakan oleh masyarakat dan bertujuan untuk memupuk serta mempererat hubungan sosial personil Pos Grimbun dengan masyarakat, bertempat di desa Silan Nduga Sabtu (15/1/2022)

Kegiatan Pengecatan Rumah Ibadah ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Pembinaan Teritorial yang dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Pimpinan TNI dan merupakan implementasi bahwa Prajurit TNI selalu menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Demikian penyampaian Dansatgas Letkol Inf Putra Negara, S.H., M.Han. Seperti diinformasikan Pen Satgas Yonif RK 114/SM.

Segala perbedaan menjadi sirna bila memahami persamaan sebagai warga Negara, kebersamaan akan menjadi awal untuk menyongsong tujuan akhir yaitu kedamaian di tanah Papua, selalu berbuat yang terbaik untuk rakyat, karena prajurit sadar bahwa TNI berasal dari rakyat dan hadir untuk rakyat. Demikian penyampaian Danpos Grinbun Letda Inf Zeswanto selaku penanggung jawab kegiatan dalam keterangannya.

Dalam kegiatan ini tampak hadir Masyarakat Desa Silan yang ikut berpartisipasi bahu membahu dalam kegiatan, potret kebersamaan ini memberikan gambaran bahwa masyarakat papua sangat kental dengan budaya gotong royong sejak dahulu. Tidak terlihat sesuatu yang menggambarkan jarak antara personel TNI Pos Grimbun dan Masyarakat, semua merasa senang dan menyambut baik dengan adanya kegiatan ini.

Ungkapan masyarakat atas kegiatan ini disampaikan oleh Bapak Korneus selaku Pendeta Desa Silan, “Terima kasih kepada TNI Pos Grinbun yang sudah melaksanakan kegiatan ini dengan ikhlas, ungkapnya.

”Ini baik, ini bagus, Fuji Tuhan… Tuhan Memberkati… Nakroa Wa wa wa” . Lanjut Pendeta Korneus dengan dialeg khas Papua.(*)

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.