Normalisasi Sungai Way Belau Diduga Bermasalah, Proyek Rp2,3 Dikerjakan Dua CV

LAMPUNG484 Dilihat

Bandar Lampung, Banuaminang.co.id ~~ Normalisasi Sungai Way Belau di Jalan Teluk Bone, Telukbetung Timur, Bandar Lampung, diduga bermasalah. Tak hanya dikeluhkan warga sekitar lokasi pekerjaan, yang berupa pembuatan bronjong, lantaran mengakibatkan kerusakan jalan. Proyek tersebut juga dikerjakan oleh dua perusahaan yang berbeda.

 

Diketahui, berdasarkan informasi yang diperoleh, Selasa, (2/3/2022). Dari Lurah Kota Karang, Bambang, proyek di lapangan dikerjakan oleh CV Raja Mandala Putra Group, dari angkut material hingga pembuatan bronjong.

 

Sementara, papan informasi pekerjaan yang terbuat dari banner, tercantum Dwi Baskoro beserta lambang yang berada di sudut bawah banner. Entah apa maksudnya tanpa mencantumkan status perusahaan, CV atau PT.

 

Ditelusuri melalui informasi yang didapat melalui aplikasi LPSE, normalisasi Sungai Way Belau senilai Rp2,3 miliar itu dimenangkan oleh CV Dwi Baskoro yang beralamat di Jalan Kopi Selatan I no.37 Perumnas Way Halim, BandarSayangnya, coba dikonfirmasi ke BPBD Lampung, tidak ada satupun pejabat yang bisa diminta keterangan. Bahkan pengawas pekerjaan juga memblokir nomor wartawan yang hendak konfirmasi pekerjaan bronjong tersebut.

 

Sebelumnya diberitakan ” Proyek Normalisasi Sungai Way Belau Sisakan Keluhan Warga Kota Karang”.Warga Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung mengeluhkan rusaknya jalan akibat kendaraan pengangkut bahan material dari CV Raja Mandala Putra, pada proyek normalisasi Sungai Way Belau, yang berada di Jalan Teluk Bone.

 

Diketahui, proyek Normalisasi Sungai Way Belau tersebut berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung senilai Rp2,32 Miliar, melalui APBD tahun anggaran 2021. (tk)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.