Milad SILDA KE 4 Hadirkan Nuansa Baru, Mengabdi Untuk Ummat, Berbakti Pada P.P. Banyuanyar

JAWA TIMUR312 Dilihat

 

Pamekasan, Banuaminang.co.id ~~ Ulang Tahun SILDA (Silaturahmi Alumni Darul Ulum Banyuanyar) Ke-4, dilaksanakan di Cafi Posang Jaya Pakong Kabupaten Pamekasan, dengan menghadirkan Ketua Peradaban (Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar) Dr. Zainuddin Syarif, M. Ag., tokoh ulama’, tokoh pendidikan, tokoh politik, dan banyak yang lainnya ikut berpartisipasi hadir dalam acara tersebut, walaupun pelaksanaan milad ke 4 dilakukan dengan sederhana, syukur alhamdulillah banyak yang hadir dalam Milad ke 4. Tutur Abd. Wafir Selaku Ketua Umum SILDA. (08-03-2022)

 

Abd Wafir menyampaikan bahwa SILDA ini sebuah organisasi bergerak dibidang sosial, pengabdian terhadap ummat, pengabdian terutama kepada Pondok Pesantren Banyuanyar Palengaan Pamekasan Madura Jawa Timur dan ajang silaturrahmi memperkuat antara alumni P.P. Banyuanyar agar bagaimana bisa memberikan sumbangsi terhadap kesejahteraan ummat, kemakmuran dan kemajuan terhadap masyarakat, terutama kepada Pondok Pesantren Banyuanyar.

 

Silaturrahmi SILDA juga di adakan setiap bulan untuk memper erat persaudaraan serta merencakan apa yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat, karena kita sebagai manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Dengan bersilaturahmi bisa menghibur dan membantu kerabat yang sedang kesulitan. Terkadang ada orang yang segan meminta bantuan padahal ia membutuhkan, sebagai kerabat sudah seharusnya untuk membantu tanpa harus menunggu diminta. Pungkasnya.

 

Dr. Zainuddin Syarif, M.Ag., selaku Ketua Umum Peradaban, juga Direktur Pascasarjana IAIN Madura Kabupaten Pamekasan, merasa bangga karena SILDA sudah berperan aktif dalam meningkatkan ukhuwah islamiyah dan bisa berperan aktif dalam membatu masyarakat miskin, serta bisa memper erat persaudaraan antar alumni PP Banyuanyar. Milad ini merupakan sebuah eksistensi bahwasanya SILDA ini ada dan bisa berbuat baik untuk ummat, sehingga menjadi Rahmatan Lil ‘alamin bisa mengaplikasikan khoirunnas amfa’ahum Lin Nas.

 

Bapak Zainuddin Syarif menyampaikan bahwa kita sebagai manusia harus bisa bersinergi dan berguna bagi ummat, Ingatlah selalu bahwa persahabatan bukan hanya konstruksi sosial tetapi juga hubungan yang signifikan secara agama. Islam juga meminta kita untuk menjaga teman yang membawa kita lebih dekat kepada Allah, dan memastikan kita memperlakukan mereka dengan baik.

 

“Orang yang menyambung silaturrahmi bukanlah yang memenuhi (kebutuhan), melainkan orang yang menyambung hubungannya kembali ketika tali silaturrahmi itu sempat terputus.” (HR. Bukhari)

 

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, artinya manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Dengan silaturahmi akan memudahkan manusia untuk saling menolong, membantu dan mendukung apabila ada kesulitan.

 

Bukan tidak mungkin saat kita yang sedang kesulitan maka akan ada kerabat kita yang membantu. Sebab segala amal perbuatan kita akan dibalas sesuai dengan apa yang kita kerjakan. Jika tidak dibalas di dunia, tentu kita akan mendapatkan balasannya di akhirat.

 

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (Q.S Ar-Rahmaan : 60).

 

Selamat atas terselengaranya Milad SILDA yang ke 4, semoga kedepan semikin eksis dan bisa memberikan ide-ide konstruktif terhadap kemajuan zaman dan kemaslahatan ummat. Silda bisa memberikan konstribusi terhadap kemajuan Pesantren Banyuanyar dan bisa meminimalisir diskriminasi terjadap masyarakat. Ungkapnya Bapak Zainuddin Syarif. (Mail)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.