Keluhan Warga Terpenuhi, Beginilah Penampakan Jalan TMMD 113 Gayo Lues

ACEH111 Dilihat

Gayo Lues, Banuaminang.co.id ~~ Daerah di tiga desa Kecamatan Dabun Gelang, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, masih terbilang terisolir, karena pembangunan di daerah tersebut belum memadai.

 

 

Salah satunya, infrastruktur akses jalan sangat dibutuhkan bagi masyarakat sekitar yang berpenghasilan tetap dari berkebun. Tak mampu berbuat banyak, keluhan warga pun hanya menunggu bantuan dari perhatian pemerintah.

 

 

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Bayu Permana mengatakan, kepedulian TNI-AD khususnya Kodim 0113/Gayo Lues dengan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 113 membangun akses jalan di daerah sekitar, dengan  tujuan membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat, katanya.

 

 

Sasaran fisik pada program TMMD ke-113 Kodim 0113/Gayo Lues membangun akses jalan sepanjang 4.000 meter, jalan tersebut menghubungkan antara Dusun Pisang Abu dengan Dusun Tukik dan Kampung Sangir, di Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, sebut Danrem.

 

 

Sementara itu, Komandan Satuan Penugasan (Dansatgas) TMMD 113 Kodim 0113/GL Letkol Inf Yudhi Hendro Prasetyo, Senin (06/06/22), Dansatgas mengatakan, pembangunan jalan TMMD ini sudah tembus 4.000 meter beberapa hari lalu.

 

 

Jalan tersebut terbentang menembus perkebunan dan sawah warga sekitar dengan melintasi hutan Pinus dan semak belukar. Selain itu pembuatan 9 titik gorong gorong dan jembatan kayu yang kini telah elok dipandang mata dan siap digunakan oleh masyarakat, terang Dansatgas.

 

 

Dansatgas menambahkan, pembukaan jalan ini bertujuan untuk membantu memperlancar transportasi dan mendukung perekonomian masyarakat setempat. Sasaran fisik bukan pada pembukaan jalan semata, akan tetapi menyasar kepada pembangunan rumah dhuafa, perbaikan RTLH, rehab meunasah dan lainnya.

 

 

Pembukaan jalan oleh Satgas TMMD merupakan suatu akses penting, dimana jalan tersebut akan digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil bumi, seperti padi, minyak serai wangi, dan getah Pinus, maupun hasil tanaman muda.

 

 

“Saat ini jalan tersebut dalam proses penghalusan badan jalan. Diharapkan pada penutupan TMMD tanggal 9 Juni 2022 kedepan, pembukaan jalan sudah mencapai 100 persen, harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *