Depo Pertamina Terbakar, Milano. S.H,. M.H: Cari Solusi Lebih Penting dari Menyalahkan 

Depo Pertamina Terbakar, Milano. S.H,. M.H: Cari Solusi Lebih Penting dari Menyalahkan 

Jakarta682 Dilihat

Jakarta, Banuaminang.co.id ~~ Sekretaris Jendral (Sekjen) Ormas PEKAT IB (Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu), M.Milano., S.H.,M.H angkat bicara perihal imbas bencana kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara pada Jumat malam, 3 Maret 2023.

 

Milano menilai, mencari solusi atas musibah tersebut jauh lebih baik dari pada saling menyalahkan atau mencari kambing hitam di balik bencana ini.

 

“Saya kira yang jauh lebih penting saat ini ialah mencari solusi, bukan saling menyalahkan satu sama lain,” kata Milano di Jakarta, Minggu (5/3).

 

Milano mengatakan itu untuk menanggapi pihak-pihak yang meminta agar Nicke Widyawati selaku Direktur Utama PT. Pertamina mundur dari jabatannya.

 

Nicke di desak mundur lantaran dianggap gagal dalam mengelola manajemen kecelakaan kerja. Apalagi, kelompok yang meminta Nicke mundur melihat masalah ini bukan pertama kali kejadian, melainkan sudah berkali-kali.

 

Kendati begitu, bagi Milano human error merupakan sesuatu yang lumrah pada diri setiap orang. Sehingga tidak tepat menyalahkan seseorang karena kesalahan yang dilakukannya.

 

“Apalagi kalau itu bukan karena faktor kesengajaan ataupun kelalaian, melainkan karena murni bencana. Sehingga dalam konteks ini, yang tepat adalah mencari akar persoalan bagaimana pembenahannya ke depan, bukan meminta yang bersangkutan mundur dari tanggung jawab,” kata Milano.

 

Milano meyakini penyebab kebakaran Depo Pertamina Plumpang ini akan dilakukan investigasi mendalam oleh pihak berwenang untuk mengungkap akar masalahnya.

 

“Untuk itu, kita harapkan tidak ada lagi goreng-menggoreng. Semua kita serahkan ke penegak hukum untuk mengungkap siapa-siapa yang bersalah dalam perkara ini. Kita tidak perlu mendahului kewenangan penegak hukum,” pungkasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *